Motivasi Bupati Banggai Amirudin buat PPPK Berprestasi: Diberi Jabatan Baik di ASN

oleh -1176 Dilihat
oleh
Bupati Banggai H. Amirudin menghadiri penutupan pelatihan orientasi PPPK tahun 2025, bertempat aula Kantor BKPSDM Banggai, Jumat (28/11/2025).

LUWUK TIMES — Pelatihan orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Teknis, Tenaga Kesehatan, dan Tenaga Guru Kabupaten Banggai Tahun 2025, berakhir pada Jumat (28/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor BKPSDM Banggai ini menandai selesainya proses pendampingan dan pembinaan kompetensi dasar bagi para peserta.

Pelatihan orientasi yang menjadi program pengembangan kompetensi bagi PPPK ini mulai pada 28 Juli 2025. Sebanyak 1.711 peserta dari berbagai formasi mengikuti kegiatan ini sejak pembukaan hingga rangkaian akhir.

Baca Juga:  Bupati Banggai Amirudin Membuka Seleksi Pejabat Eselon II, 66 Peserta Bersaing untuk Mengisi 14 Dinas

“Pelatihan orientasi PPPK ini menjadi pondasi penting dalam membentuk karakter ASN yang professional dan berintegritas. Termasuk memahami dengan baik perannya sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat,” ujar Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin.

Ia menekankan, para PPPK ini telah mendapat wawasan mengenai nilai-nilai dasar. Mulai dari ASN berakhlak, pola pikir birokrasi modern, pemahaman mengenai tugas hingga fungsi masing-masing formasi.

“Untuk yang punya prestasi bagus akan menduduki tempat-tempat yang baik seperti ASN. Misalnya, jika dia guru kita akan angkat menjadi kepala sekolah. Yang tenaga kesehatan bisa juga menjadi kepala Puskesmas. Begitu juga dengan tenaga teknis. Mungkin bisa menjadi tenaga struktural,” tutur Bupati Amirudin.

Baca Juga:  Diikuti 618 Mahasiswa, Universitas Tompotika Luwuk Bikin Kuliah Umum

Ia juga menegaskan Pemkab Banggai terus berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya aparatur, termasuk PPPK. Itu melalui berbagai program pengembangan kompetensi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BKPSDM Kabupaten Banggai, Syafrudin Hinelo menjelaskan, orientasi PPPK ini tersusun dengan dua kurikulum utama.

Baca Juga:  Pemda dan DPRD Banggai Sahkan Raperda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025

Yaitu Kurikulum Pengenalan Fungsi dan Tugas ASN serta Kurikulum Pengenalan Nilai dan Etika pada Instansi Pemerintah.

Selain itu, terdapat tiga materi tambahan kepada peserta. Ceramah antikorupsi, Digitalisasi dan pembentukan integritas ASN.

Berdasarkan hasil penilaian akhir, sebanyak 1.709 peserta lulus orientasi. Jumlah itu terdiri dari 33 tenaga kesehatan, 725 tenaga teknis, dan 952 tenaga guru.

Sementara itu, dua peserta tercatat tidak mengikuti proses orientasi karena meninggal dunia. *

No More Posts Available.

No more pages to load.