Nama Hadianto Rasyid Terseret Polemik Insiden Nambo, Media Sosial Langsung Riuh

oleh
oleh
Korban insiden turnamen sepak bola Hadianto Rasyid Cup 2026 di Kecamatan Nambo, Kabupaten Banggai yang saat itu mendapat perawatan medis

LUWUK TIMES – Turnamen sepak bola Hadianto Rasyid Cup 2026 di Kecamatan Nambo, Kabupaten Banggai, mendadak menjadi sorotan publik.

Dugaan insiden kontak fisik terhadap pemain saat pertandingan memicu perhatian luas setelah video dan informasi kejadian menyebar di media sosial.

Nama Hadianto Rasyid yang juga Walikota Palu ikut terseret dalam polemik tersebut.

Publik menilai insiden itu mencoreng citra turnamen yang selama ini identik dengan pembinaan olahraga dan dukungan terhadap generasi muda Sulawesi Tengah.

Manajemen tim Pongkeari Batui mengecam keras dugaan tindakan tidak sportif dalam laga tersebut.

Mereka menyebut oknum suporter melakukan tindakan fisik terhadap pemain saat pertandingan berlangsung pada arena Hadianto Rasyid Cup 2026.

Unggahan terkait kejadian itu cepat beredar di Facebook dan Instagram. Warganet ramai membahas insiden tersebut dan mempertanyakan kualitas pengamanan selama turnamen berlangsung.

Sejumlah komentar publik meminta panitia bertindak tegas. Mereka juga mendesak penyelenggara meningkatkan keamanan agar seluruh tim merasa aman selama mengikuti kompetisi.

Manajemen Pongkeari Batui juga menempuh langkah hukum. Mereka meminta panitia memberikan klarifikasi terbuka sekaligus melakukan evaluasi pengamanan untuk mencegah kejadian serupa.

Selama ini, Hadianto Rasyid Cup terkenal sebagai salah satu turnamen sepak bola rakyat dengan antusiasme tinggi Sulawesi Tengah.

Ajang itu melahirkan pemain muda berbakat dan mempererat hubungan antardaerah.

Insiden Nambo kini memunculkan kekhawatiran masyarakat terhadap citra turnamen.

Publik masih menunggu penjelasan resmi dari panitia dan pihak terkait agar persoalan tidak semakin melebar media sosial maupun pemberitaan online. *