Over-Tourism di Bali, Beniyanto Tamoreka: Kabupaten Banggai harus Bersiap Diri

oleh -1682 Dilihat
oleh
Anggota DPR RI Dapil Sulteng, H. Beniyanto Tamoreka

LUWUK TIMES— Anggota DPR RI Dapil Sulteng, H. Beniyanto Tamoreka mengatakan, kunjungan wisatawan yang berlebihan atau over-tourism saat ini terjadi di Bali. Bagi Beniyanto itu merupakan peluang bagi daerah-daerah wisata wilayah timur Indonesia, khususnya Kabupaten Banggai.

Tentu saja sambung Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Banggai ini, daerah harus mempersiapkan diri. Karena kedepan nanti, Pemerintah Bali akan membatasi kunjungan wisatawan hanya 7 juta per tahun.

“Bali dan Lombok adalah pintu masuk bagi wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia bagian timur,” ujar Beniyanto.

Baca Juga:  247 Pelajar Berebut Tiket Paskibraka 2026, Bupati Banggai Tekankan Seleksi Transparan dan Berintegritas

Hal ini disampaikan Beniyanto saat Ia memberikan sambutan pada kegiatan Diseminasi Strategi dan Komunikasi Pemasaran Pariwisata melalui Media Sosial, Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai, bertempat Hotel Swiss-Belinn Luwuk, Kamis (7/8/2025).

Meski begitu sambung Beniyanto, infrastruktur masih menjadi persoalan umum bagi pariwisata Indonesia. Padahal, kata dia, sumbangan pariwisata kepada negara melalui penerimaan negara bukan pajak atau PNBP cukup besar.

“Seharusnya ini digunakan kembali untuk pengembangan infrastruktur pariwisata yang ada,” kata Beniyanto.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Masulili meminta Dinas Pariwisata agar proaktif menjalin komunikasi dengan Kementerian Pariwisata dan pihak-pihak yang bergerak pada sektor pariwisata. Agendanya, membahas problem kepariwisataan daerah.

Baca Juga:  Golkar Usulkan Irwanto Kulap, Saripudin Tjatjo dan Lisa Sundari Calon Ketua DPRD Banggai Definitif

“Semoga dengan kunjungan bapak Beniyanto dan pihak dari Kementerian Pariwisata ini, sejumlah kendala yang kita hadapi pada sektor pariwisata dapat ada solusinya,” ujar Wakil Bupati.

Komunikasi Pemasaran

Asisten Deputi Strategi dan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata David Christian Tarigan mengatakan, Kabupaten Banggai memiliki potensi pariwisata yang menjanjikan. Akan tetapi butuh strategi komunikasi pemasaran yang tepat.

Baca Juga:  Menjaga Nyala Energi di Ujung Timur, Beniyanto Tamoreka Sidak Terminal BBM Luwuk Jelang Lebaran

Media sosial, kata David, menjadi platform utama dalam mempromosikan destinasi wisata.

“Permasalahan yang sering terjadi di daerah adalah kita punya produk bagus, tapi kita tidak tahu bagaimana menjualnya,” ujar David.

David berbagi sejumlah insight tentang strategi dan komunikasi pemasaran pariwisata melalui media sosial.

Para peserta juga mendapat bekal berupa ateri tentang model diseminasi informasi pariwisata digital Kabupaten Banggai oleh Yuliska Labawo dari Dinas Pariwisata Banggai. *

DKISP Banggai

No More Posts Available.

No more pages to load.