Advertising

Example floating
Example floating

Gara-Gara Mobile Legends, Remaja di Luwuk Selatan Aniaya Teman Sendiri hingga Hidung Berdarah

Sofyan
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

LUWUK TIMES, Luwuk – Perselisihan saat bermain game online berujung tindak kekerasan di Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai. Seorang remaja berinisial MR (17) diduga menganiaya teman sepermainannya, TS (20), hingga mengalami luka dan hidung berdarah.

Insiden tersebut diduga dipicu saling ejek antara pelaku dan korban saat bermain game online Mobile Legends pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 16.00 Wita.

IMG-20260829-WA0006

Kasat Reskrim Polres Banggai, AKP Nur Arifin, mengungkapkan bahwa emosi pelaku memuncak setelah terjadi perseteruan saat permainan berlangsung.

Baca Juga:  Wujudkan Pesisir Aman dan Pariwisata Berkelanjutan: Dinas PUPR Banggai Matangkan Pembangunan Pemecah Gelombang Kilo Lima

“Pelaku yang tersulut emosi kemudian memukul korban pada bagian punggung, rahang, dan hidung, bahkan sempat mencekik leher korban. Korban yang terdesak akhirnya berusaha menghindar dan melarikan diri,” ujar AKP Nur Arifin.

Baca Juga:  Tampil Perkasa, Tim Dishub Banggai Bantai Dinas Ketapang 9-0 Tanpa Ampun di ASN Mini Soccer Bupati Cup 2026

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami kesakitan pada beberapa bagian tubuh dan hidungnya mengeluarkan darah.

Menindaklanjuti laporan polisi Nomor LP/B/308/V/SPKT/RES-BGI/POLDA SULTENG, petugas bergerak cepat dan berhasil mengamankan MR pada Minggu malam.

Dari hasil interogasi awal, remaja tersebut mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap korban dengan memukul bagian wajah dan badan secara berulang kali.

Baca Juga:  Tak Berkutik, Setelah Transaksi Sabu Warga Mangkio Baru Luwuk Ditangkap Polisi

“Saat ini MR telah diamankan di Mapolres Banggai untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” tegas AKP Nur Arifin.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa perselisihan yang berawal dari dunia maya dapat berujung pada tindak pidana di dunia nyata apabila tidak disikapi dengan bijak. *

-->