Banggai, Luwuk Times— Kecamatan Toili tak mengikutsertakan atletnya pada cabang olahraga (cabor) catur. Sehingga ada 23 kecamatan yang berkompetisi pada cabor yang dominan menggunakan otak ini.
Sejumlah pecatur peraih medali emas pada Pekan Olahraga (Porprov) IX Sulteng tahun 2022, tersebar pada beberapa kecamatan. Dengan demikian, tidak akan ada dominasi kecamatan tertentu.
Delegasi teknis atau Technical Delegate (TD) cabor catur, Dirmanto Pade Rabu (02/07/2025) menjelaskan, Porkab V Banggai 2025 kekuatan kontestan merata.
Itu karena kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Pengcab Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Banggai ini, pendistribusian atlet handal cukup merata pada beberapa kecamatan.
Selain Dirmanto yang akan memperkuat Kecamatan Luwuk Selatan juga ada Aditya Lalona yang membawa bendera Kecamatan Luwuk. Bahkan Steven Kobaa memperkuat kontingen Kecamatan Lobu.
“Yang pasti kekuatan merata,” kata pria yang kesehariannya bertugas pada Polsek Kota Subsektor KP3 Pelabuhan Luwuk ini.
Sebagai pengurus Percasi Banggai Ia berharap melalui Porkab V Banggai ini akan lahir seder pecatur Banggai potensial.
Catur memusatkan pertandingan bertempat Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai. Berdasarkan jadwal, catur mulai tanggal 6 sampai dengan 12 Juli 2025.
Adapun nomor pertandingan, yakni perorangan dengan tiga kategori, masing-masing cepat, kilat dan klasik.
Beregu putra juga ada tiga kategori, cepat, kilat dan catur klasik. Sedang beregu putri hanya ada satu kategori yakni sebut Dirmanto Pade catur klasik.
“Totalnya ada 7 medali emas. Dan untuk jumlah peserta beragam, mulai dari 1, 2 hingga 3 atlet per kecamatan,” ucap Dirmanto. *
Sofyan Labolo

