Advertising

Example floating
Example floating

Longsor Tutup Jalur Trans Sulawesi di Bunta, Tim Gabungan Bergerak Cepat, Arus Lalu Lintas Kembali Normal

Sofyan
Longsor tutup jalur Trans Sulawesi di Bunta Kabupaten Banggai
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

LUWUK TIMES, Bunta – Akses utama Jalan Trans Sulawesi di Desa Huhak, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, sempat lumpuh akibat diterjang banjir dan tanah longsor, Rabu (3/6/2026) sore. Material berupa lumpur, bebatuan, dan batang pohon menutup badan jalan hingga menghambat arus lalu lintas.

Peristiwa tersebut dipicu hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Bunta sejak pagi hingga siang hari. Akibatnya, material dari lereng bukit terbawa ke jalan dan menutup sebagian ruas Trans Sulawesi.

IMG-20260829-WA0006

Kapolsek Bunta IPTU Andi Wijanarko mengatakan, begitu menerima laporan, pihaknya bersama tim gabungan langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

Baca Juga:  Dendam Terbalas Manis! Tumbangkan Parimo, Voli Putra Banggai Segel Emas Popda XXIV Sulteng

“Sekitar pukul 17.00 Wita, kami bersama tim gabungan mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsor yang menutupi ruas Jalan Trans Sulawesi di Desa Huhak,” ujarnya.

Proses pembersihan berlangsung hingga seluruh material yang menghalangi jalan berhasil disingkirkan. Upaya cepat tersebut membuat akses transportasi kembali terbuka dan kendaraan dapat melintas meski masih dilakukan secara bergantian.

Baca Juga:  Resmi Dilantik Camat Pagimana, Meylinda Djafar Nahkodai Desa Siuna Hingga Pilkades 2027

Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, sempat terjadi antrean kendaraan di kedua arah akibat tertutupnya jalur penghubung utama tersebut.

Meski kondisi lalu lintas kini berangsur normal, aparat tetap mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Potensi banjir dan longsor masih bisa terjadi mengingat cuaca ekstrem yang belakangan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Banggai.

Baca Juga:  Menembus Ombak demi Senyum Warga: Dedikasi Tanpa Batas Puskesmas Pagimana di Desa Kepulauan

“Kami mengimbau warga maupun pengendara yang melintas agar tetap berhati-hati, terutama saat hujan deras. Jika melihat tanda-tanda longsor, segera cari tempat yang aman dan laporkan kepada petugas,” imbau IPTU Andi.

Dengan kondisi cuaca yang masih tidak menentu, kewaspadaan menjadi kunci untuk menghindari risiko bencana serupa di sepanjang jalur Trans Sulawesi yang rawan longsor. *

-->