Presma Untika Luwuk: Semua Saya Maafkan, Kecuali Israel

oleh -401 Kali Dibaca
Rifat Hakim

Laporan Naser Kantu, Wartawan Luwuk Times

LUWUK, Luwuk Times.ID – Hari Raya Idul Fitri menjadi momentum maaf memaafkan antar sesama umat Muslim khususnya dan sesama anak bangsa Indonesia pada umumnya. Namun pada Ied Tahun 1442 H ini, di belahan bumi lainnya, umat Muslim Palestina dirundung sedih dan takut karena agresi militer biadap negara Israel.

Presiden Mahasiswa Universitas Tompotika yang juga Ketua BEM Untika Luwuk, Rifat Hakim tak bisa menyembunyikan emosinya saat melihat perlakuan penjajahan Israel terhadap Rakyat Palestina tersebut.

Statetmen cukup menarik dilontarkan kader GMNI tersebut di status WA-nya,

“Semua saya maafkan, kecuali Israel,” demikan bunyi unggahan status tersebut yang secara jelas menggambarkan suasana kebatinan sang Presma yang terkoyak saat melihat sebagian anak-anak dan seluruh warga Palestina yang seharusnya merasakan kegembiraan Idul Fitri turut serta menjadi kebrutalan militer Israel.

Sebagaimana dilansir dari BBC News, pada Sabtu (15/05), 10 anggota satu keluarga Palestina tewas oleh serangan udara Israel di sebuah kamp pengungsi di barat Kota Gaza.

Seorang bayi berusia lima bulan, Omar Al-Hadidi, adalah satu-satunya yang selamat, setelah ibunya, empat saudara kandung, bibi, dan empat sepupunya meninggal.

Ayah bayi itu, Mohammad Al-Hadidi, tidak ada di rumah saat itu.

“Tidak ada roket di sana, hanya perempuan dan anak-anak, tidak ada roket, hanya anak-anak damai yang merayakan Idulfitri, apa yang telah mereka lakukan hingga pantas menerima ini?” katanya kepada kantor berita Reuters.

Seorang dokter yang merawat Omar berkata: “Dia dalam kondisi yang buruk. Tulang pahanya patah dan dia memiliki memar di sekujur tubuhnya tapi syukurlah setelah pemeriksaan pertama dia stabil.” *

No More Posts Available.

No more pages to load.