Program Panutan Banggai, Transformasi Pertanian Ramah Lingkungan bersama JOB Tomori

oleh -1511 Dilihat
oleh
Foto JOB Tomori untuk Luwuk Times

**) Ikuti Luwuk Times di Google News

BANGGAI – Manajemen Joint Operating Body Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi (JOB Tomori) terus menunjukkan komitmen dalam mendukung pengembangan sosial dan ekonomi masyarakat melalui program Panutan Banggai. Dengan roadmap yang terstruktur, program ini fokus pada pertanian berkelanjutan, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan komunitas lokal.

Dalam roadmap program JOB Tomori terlihat jelas arah pengembangan inovasi yang berkelanjutan dan tentu memberi dampak baik terhadap masyarakat.

Tahun 2020-2023, JOB Tomori memanfaatkan biopredator Serak Sulawesi. Melakukan penguatan kelembagaan, pembentukan kelompok tani organik baru di Batui Selatan.

Baca Juga:  Respon Program Nasional, JOB Tomori Pelopori Proklim di Kabupaten Banggai

Berikutnya, pembangunan rumah burung hantu (rubuha kayu) sebanyak 56 unit. Inovasi mesin penyiang gulma (kaki landak), sertifikasi beras organik.

Sistem penjualan beras organik melalui BUMDES, pelatihan  dan penerapan digital marketing serta exit dan evaluasi program agroekologi.

Untuk tahun 2024, manajemen JOB Tomori dengan menggandeng berbagai pihak dengan pembangunan rumah burung hantu berbahan beton. Pengembangan ekoeduwisata Sumberharjo, pembentukan dan penguatan kelembagaan Pokdarwis.

Pompa air tenaga angin diimplementasikan pembangunannya. Bahkan, untuk mendukung program itu, telah diterbitkan peraturan desa atau perdes tentang perlindungan tyto rosenbergii.

Baca Juga:  JOB Tomori Kembali Ukir Prestasi Nasional, Pertahankan Penghargaan Tertinggi HSSE Patra Adikriya Bhumi Utama 2025

Agroekologi juga telah dikembangkan sejak tahun 2018 hingga 2019. Dengan pengenalan dan implementasi pertanian organik. Langkah kedua, pembentukan kelembagaan pertanian organik.

Berikutnya, produksi pupuk dan pestisida organik. Studi pemanfaatan burung hantu Serak Sulawesi. Pengenalan biogas, pemanfaatan kohe sapi serta filterisasi pengairan sawah (eceng gondok).

Sementara Panutan Banggai untuk tahun 2022-2023 telah menunjukkan progres baik. Yakni, pembangunan rubuha tiang besi dan kalsiboard. Melahirkan perdes pelarangan Perburuan burung hantu, studi ekoeduwisata.

Baca Juga:  Bupati Banggai Amirudin Tegaskan Masyarakat Terdampak Jadi Prioritas Proyek Senoro Selatan

Telah menjadi sentral pembelajaran pertanian organik. Pembangunan rumah karantina burung hantu, pengembangan pusat produksi kompos serta studi pompa air tenaga angin.

Nah, untuk roadmap program tahun 2025-2026 adalah, replikasi pompa air tenaga kincir angin. Proses hak paten pompa air tenaga kincir angin.

Masih roadmap program 2025-2026, pembuatan modul PLH tentang ekologi dan pertanian ramah lingkungan, integrasi wisata unggulan di Kabupaten Banggai serta sinergi program dengan ekoeduwisata Banyu Langit. *

No More Posts Available.

No more pages to load.