Sejak 2019, HIV dan AIDS di Kabupaten Banggai Ratusan Kasus, Angka Kematian Meningkat 3 Tahun Terakhir

oleh -1040 Dilihat
oleh
Sosialisasi HIV AIDS kepada TP PKK Banggai, bertempat ruang rapat kantor Dinas Perkimtan Banggai, Rabu (20/08/2025)

LUWUK TIMES— Jumlah kasus HIV dan AIDS di Kabupaten Banggai rupanya mencapai ratusan kasus. Terhitung sejak 2019 sampai dengan Desember 2024, terdapat 508 kasus HIV dan 326 kasus AIDS dengan kematian sebanyak 124 orang.

Bahkan angka kematian akibat HIV/AIDS berdasarkan data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Banggai, terus meningkat dalam 3 tahun terakhir.

Dengan rincian 2022 sebanyak 9 kasus kematian, 2023 10 kasus dan 2024 ada 13 kasus kematian.

Semua pihak punya andil dalam menekan angka itu, tidak terkecuali Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Banggai.

Baca Juga:  Dinas Ketapang Banggai Launching Gerakan Stop Boros Pangan, 2024 Setiap PKM dapat 10 Kg

Melalui berbagai edukasi dalam mencegah penularan HIV/AIDS, TP PKK Kabupaten Banggai menargetkan Three Zero pada 2030.

Staf Ahli Bupati Banggai Bidang Ekonomi, Keuangan, dan pengembangan Kawasan Wilayah, Amin Jumail mengatakan, TP PKK melalui jaringannya hingga ke tingkat dasawisma mampu menjadi motor penggerak dalam menyebarkan informasi dan meningkatkan kesadaran akan bahaya penularan HIV/AIDS.

“Keluarga akan menjadi benteng utama dalam pencegahan HIV/AIDS,” ujar Amin, Rabu (20/8/2025), saat membuka sosialisasi HIV/AIDS kepada TP PKK Banggai bertempat ruang rapat kantor Dinas Perkimtan Banggai.

Baca Juga:  Pemkab Banggai Beri Makanan Bergizi untuk Balita

Three Zero mengacu pada target global untuk mengakhiri epidemi AIDS pada 2030. Tiga target utama ini mencakup, nol infeksi HIV baru, nol kematian akibat AIDS serta nol stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHA).

Maka dari itu lanjut Amin, peningkatan kapasitas perempuan harus terus ada, mengingat masih banyak pekerjaan yang harus kalian tuntaskan terkait pengendalian HIV/AIDS ini.

Baca Juga:  65 KK di 14 Kecamatan Nikmati Program UEP Dinsos Banggai

Hal senada disampaikan Ketua TP PKK Banggai Syamsuarni Amirudin. Menurutnya, sebagai organisasi yang dekat dengan keluarga, pihaknya bisa menjadi garda terdepan dalam pencegahan HIV/AIDS. Hal itu melalui edukasi dengan menanamkan nilai-nilai moral dan agama dalam keluarga dan masyarakat.

Sekretaris KPA Kabupaten Banggai Rampia Laamiri menambahkan, KPA Banggai telah melakukan berbagai langkah dalam mencegah penularan HIV/AIDS. Salah satunya sosialisasi dan penyuluhan. *

DKISP Banggai

No More Posts Available.

No more pages to load.