Tiba di Bandara Syukuran Aminuddin Amir, Menteri Arifah Fauzi Akan Hadiri Peringatan HAN ke 41 di Luwuk Banggai

oleh -695 Dilihat
oleh
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi tiba di bandara Syukuran Aminuddin Amir, Senin (25/08/2025). Ia disambut Bupati Banggai H. Amirudin.

LUWUK TIMES— Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi akan menghadiri peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke 41 di Luwuk Kabupaten Banggai, pada Senin (25/08/2025).

Kepastian itu setelah Menteri Arifah Fauzi tiba di daerah ini pada Sabtu (23/8/2025). Ia mendapat sambutan hangat dari Bupati Banggai Amirudin bertempat Bandara Syukuran Aminuddin Amir.

Menteri Arifah Fauzi tiba pukul 14.40 wita, dengan menggunakan pesawat Batik Air. Pengalungan kain batik Nambo dan tari Umapos turut menyambutnya.

Peringatan HAN ke 41 tingkat Sulawesi Tengah terjadwalkan berlangsung pada Senin (25/8/2025), bertempat Lapangan Mirqan Kompleks Perkantoran Bukit Halimun, Luwuk Selatan.

Baca Juga:  Syamsuarni Amirudin: Program Pembinaan PKK Banggai Butuh Dukungan Pemerintah Desa

Dalam penyambutan, Bupati Amirudin memperkenalkan satu demi satu pejabat yang mendampinginya. Mereka adalag Wakil Bupati Furqanuddin Masulili, Kepala Kepolisian Resor Banggai Putu Hendra Binangkari, Kepala Kejaksaan Negeri Banggai Anton Hermanto dan Penjabat Sekretaris Daerah Ramli Tongko.

Hadir juga Wakil Ketua DPRD Banggai Wardani Murad, Penanggung Jawab Bunda PAUD Banggai Syamsuarni Amirudin, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah.

Dari bandara, rombongan Menteri Arifah Fauzi dan bupati bertolak ke Markas Polres Banggai dan menggelar pertemuan terbatas.

Baca Juga:  PT Mandala Multifinance Siap Bantu Polisi Berantas Mafia Motor di Luwuk Banggai

Menteri Arifah mengatakan, acara peringatan Hari Anak Nasional 2025 tidak lagi dipusatkan secara nasional pada satu tempat.

“Kami mencoba pendekatan yang berbeda. Biasanya sentralistik. Kami gelar secara desentralistik supaya bisa lebih dirasakan oleh seluruh anak-anak se Indonesia,” ujar Menteri Arifah.

Permainan Tradisional

Salah satu kegiatan utama pada peringatan Hari Anak Nasional 2025, kata Menteri PPPA, adalah permainan tradisional berbasis kearifan lokal.

“Ini salah satu yang kita sosialisasikan sebagai upaya agar anak-anak kita tidak terlalu terfokus pada penggunaan gadget,” ujarnya.

Penggunaan gadget yang tidak terkendali, kata Menteri Arifah Fauzi, menjadi salah satu penyebab terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Baca Juga:  Kunjungi Sejumlah Gereja di Luwuk, Bupati Banggai Amirudin Sampaikan Pesan Natal

“Dari hasil analisa kami dari kasus-kasus yang kami tangani, khususnya kekerasan terhadap anak maupun yang dilakukan oleh anak, 99 persen itu berasal dari gadget,” kata Menteri Arifah.

Oleh karena itu, dia mendorong semua pihak berkolaborasi dan bersinergi untuk menuntaskan persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Mudah-mudahan ini bisa kita selesaikan. Karena tidak ada toleransi untuk pelaku kekerasan. Semua harus berproses secara hukum,” tandas Menteri Arifah.

DKISP Banggai

No More Posts Available.

No more pages to load.