LUWUKTIMES.ID – Dinamika pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Tengah semakin menarik. Setelah dibukanya penjaringan bakal calon sejak 2 Mei 2026, kader muda Demokrat, Abd Rahman Taha atau yang akrab disapa ART “Anak Guru Mengaji”, resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua DPD Demokrat Sulteng, Selasa (6/5/2026).
ART datang ke Sekretariat DPD Partai Demokrat Sulteng di Jalan Dr. Sutomo, Palu, sekitar pukul 15.00 WITA didampingi tim pemenangan serta sejumlah awak media. Kehadirannya langsung disambut tim penjaringan yang kemudian menyerahkan formulir pendaftaran bakal calon ketua.
Momen tersebut menjadi perhatian tersendiri karena kehadiran ART dinilai menambah warna dan dinamika dalam kontestasi internal Partai Demokrat di Sulawesi Tengah.
Tim penjaringan bakal calon Ketua DPD Demokrat Sulteng, Ronald, mengatakan kehadiran Abd Rahman Taha merupakan bentuk semangat kaderisasi yang sehat di tubuh Partai Demokrat.
“Kami bersyukur hari ini didatangi salah satu kader muda Partai Demokrat, Abd Rahman Taha. Beliau memiliki pengalaman dan potensi yang sudah lama berkiprah baik di tingkat regional maupun nasional,” ujar Ronald kepada awak media.
Menurutnya, langkah ART mendaftarkan diri menunjukkan bahwa Partai Demokrat membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh kader yang ingin berkompetisi secara sehat dalam agenda lima tahunan partai tersebut.
“Dinamika seperti inilah yang kita harapkan agar Partai Demokrat semakin besar dan dicintai masyarakat, khususnya di Sulawesi Tengah,” tambahnya.
Hingga hari ini, tercatat sudah dua kader Demokrat yang resmi mendaftarkan diri dalam bursa pemilihan Ketua DPD Demokrat Sulteng.
Sementara itu, Ketua Tim Penjaringan, Jumadil, menilai masuknya nama ART menjadi energi baru bagi partai.
“Hari ini menjadi kebahagiaan bagi seluruh pengurus, kader dan simpatisan Demokrat karena ada kader muda potensial dan berpengalaman yang maju sebagai bakal calon Ketua DPD Demokrat Sulteng,” ungkap Jumadil.
Ia juga menegaskan bahwa pendaftaran bakal calon Ketua DPD Demokrat Sulteng akan ditutup pada 7 Mei 2026 pukul 12.00 WITA.
Di sisi lain, Abd Rahman Taha menegaskan bahwa keputusannya maju bukan semata-mata untuk bertarung memperebutkan jabatan, melainkan memberi motivasi kepada kader muda Demokrat agar berani tampil dan mengambil peran dalam membesarkan partai.
“Keinginan saya maju hanya untuk memotivasi kader-kader muda yang potensial. Jujur saja, saya tidak berkeinginan untuk berhadap-hadapan dengan Pak Gubernur yang notabene adalah Ketua Partai Demokrat,” ujar ART.
Pernyataan itu pun mendapat perhatian karena menunjukkan sikap santun politik sekaligus semangat regenerasi yang mulai tumbuh di tubuh Partai Demokrat Sulawesi Tengah. *















