Banggai Target Juara Umum di Morowali, Ini Prestasi 13 Cabor pada Porprov Sulteng 2022

oleh -1615 Dilihat
oleh

Sofyan Labolo – Luwuk Times

PEKAN Olahraga Kabupaten (Porkab) Banggai tak sekadar rutinitas tiga tahunan. Lebih dari itu, giat ini bertujuan menyeleksi para atlet untuk tampil pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) se Sulteng.

Bagi Kabupaten Banggai, pesta olahraga dengan melibatkan seluruh kecamatan sebagai peserta ini sangat efektif.

Buktinya, sebelum Kabupaten Banggai juara umum pada Porprov ke IX se Sulteng tahun 2022, terlebih dahulu melaksanakan seleksi. Sekalipun seleksinya saat itu bersifat internal cabor.

Untuk Porkab V Banggai yang terjadwal 5-12 Juli 2025, panitia pelaksana telah menetapkan sebanyak 13 cabor.

Selebihnya panpel memberi kewenangan kepada Pengurus Kabupaten (Pengkab) masing-masing untuk melaksanakan tryout.

Sasarannya tak berbeda dengan Porkab. Baik Porkab maupun tryout, sama-sama menjaring atlet untuk berlaga pada Porprov X Sulteng tahun 2026 Kabupaten Morowali.

Juara Umum

Ketua Umum KONI Kabupaten Banggai, H. Amirudin pernah berujar bahwa mempertahankan juara umum itu lebih berat dari pada merebut.

Bupati Banggai pun menyambungnya, “buktikan bahwa Banggai berprestasi pada olahraga, bukan hanya karena kebetulan”.

Apa yang Amirudin sampaikan pada rapat umum persiapan pelaksanaan Porkab V Banggai itu, merupakan dukungan moril sekaligus membakar semangat para pegiat olahraga.

Sehingga mampu mempertahankan predikat juara umum pada Porprov X Sulteng Kabupaten Morowali tahun depan.

Luwuk Times punya catatan terkait prestasi yang pernah 13 cabor torehkan. Berikut ulasan singkatnya:

1). Sepak Bola

Pada Porprov 3 tahun lalu, penampilan tim sepak bola Kabupaten Banggai tak begitu meyakinkan. Skuad tuan rumah terhenti pada 8 besar.

Untuk masuk 8 besar itu, kesebelasan Kabupaten Banggai ngos-ngosan. Bahkan bak keluar dari lubang jarum.

Yang paling memiriskan, tim sepak bola Kabupaten Banggai dipermalukan Kota Palu dalam laga terakhir babak penyisihan grup A.

Kota Palu berhasil mencetak 2 gol tanpa balas, pada laga yang berlangsung pada Stadion GOR Kilongan kala itu.

2). Bulutangkis

Meskipun tak masuk papan atas perolehan medali Porprov IX, namun cabor bulutangkis membawa pulang 5 medali, yakni 1 emas, 2 perak dan 2 perunggu.

Raihan medali ini lebih banyak ketimbang pada Porprov VIII tahun 2019. Saat itu cabor bulutangkis Banggai hanya mengantongi 1 emas dan 2 perunggu.

3). Karate

Predikat lumbung atlet karate se Sulteng, mampu dipertahankan para karateka Kabupaten Banggai.

Pada Porprov IX Sulteng, Kabupaten Banggai sukses keluar sebagai juara umum alias paling banyak mengoleksi medali.

Saat itu para karateka Banggai menggondol 7 emas, 4 perak dan 5 perunggu.

Jumlah perolehan medali ini lebih banyak ketimbang Porprov VIII Sulteng 2019, yakni 4 emas, 3 perak dan 6 perunggu.

4). Bola Voli

Jika pada Porprov 2019, cabor bola voli hanya bisa membawa pulang 1 perak, tapi tidak pada Porprov 2022.

Sebagai tuan rumah tentu saja Kabupaten Banggai mendapat dukungan lebih. Respons para supporter tersebut membuahkan hasil.

Tim bola voli Kabupaten Banggai meraih 1 emas dan 2 perunggu.

5). Futsal

Awalnya tim futsal Kabupaten Banggai tak masuk dalam daftar unggulan cabor. Apalagi pada babak penyisihan tim futsal Banggai kalah melawan tim Kota Palu.

Prediksi itu ternyata meleset. Tim futsal Banggai keluar sebagai juara. Itu setelah pada partai final mengalahkan tim juara bertahan Kota Palu.

Laga balas dendam sekaligus menegangkan tersebut berlangsung di lapangan futsal GOR Kilongan Luwuk Utara.

6). Sepak Takraw

Peran almarhum Muh. Amin untuk cabor sepak takraw sangat besar. Target juara umum yang menjadi obsesi mantan Ketua Pengkab Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Banggai tersebut akhirnya tercapai.

Tim sepak takraw Banggai keluar sebagai juara umum setelah meraih 2 emas, 1 perak dan 2 perunggu.

Keberhasilan itu sekaligus menjawab kekalahan tim sepak takraw Banggai pada Porprov VIII Sulteng Kabupaten Parigi Moutong yang pulang tanpa medali.

7). Taekwondo

Cabor taekwondo Banggai memborong medali. Pada Porprov IX Sulteng, cabor ini mendulang 3 emas, 7 perak dan 5 perunggu.

Sekalipun tak menjadi juara umum, namun salut buat para pegiat cabor yang mengandalkan kaki ini.

Sebab mereka mampu menaikan prestasi pada level regional. Pada Porprov Parigi Moutong hanya mengoleksi 1 emas dan 3 perunggu.

8). Biliard

Tak hanya cabor beladiri sebagai penyumbang medali signifikan buat Kabupaten Banggai.

Biliard pun juga masuk dalam cabor yang memberi kontribusi besar, sehingga kontingen Kabupaten Banggai juara umum.

Pada Porprov IX Sulteng, atlet billiard Kabupaten Banggai meraih 3 emas, 2 perak dan 2 perunggu.

Raihan ini sekaligus mengantarkan Kabupaten Banggai juara umum pada cabor billiard.

Padahal pada Porprov sebelumnya hanya membawa pulang 1 emas dan 2 perunggu.

9). Atletik

Dari 24 cabor pada Porprov IX Sulteng, atletik yang menyiapkan paling banyak medali. Peluang itu tak dilewatkan begitu saja oleh para atlet cabor atletik Banggai.

Tercatat ada 12 emas, 13 perak dan 10 medali perunggu yang sukses mereka gondol.

Capaian ini naik sangat signifikan dibanding prestasi pada Porprov Sulteng Kabupaten Parigi Moutong. Dengan perolehan 5 emas, 6 perak dan 6 perunggu.

10). Pencak Silat

Dari dua kali perhelatan Porprov Sulteng, prestasi cabor pencak silat patut mendapat acungan jempol.

Pada Porprov Kabupaten Parigi Moutong, cabor ini hanya mampu meraih 4 emas, 2 perak dan 6 perunggu.

Tapi saat Kabupaten Banggai menjadi tuan rumah, prestasi atlet pencak silat meroket.

Para “pendekar” kita sukses membawa 6 emas, 6 perak dan 5 perunggu.

No More Posts Available.

No more pages to load.