Beniyanto Salurkan 18 Sapi Kurban untuk Banggai, Morowali Utara dan Kota Palu, Warga Pelosok Ikut Rasakan Kebahagiaan Idul Adha

oleh -159 Dilihat
oleh
Sebanyak 18 ekor sapi kurban disalurkan anggota DPR RI H. Beniyanto Tamoreka di Kabupaten Banggai dan Morowali Utara serta Kota Palu. (Foto Istimewa)

LUWUK TIMES – Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H dimanfaatkan Anggota DPR RI Beniyanto untuk kembali menunjukkan kepedulian kepada masyarakat.

Tahun ini, Beniyanto yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Banggai ini menyalurkan sebanyak 18 ekor sapi kurban yang tersebar di berbagai kecamatan Kabupaten Banggai dan Kabupaten Morowali Utara. Termasuk Kota Palu.

Penyaluran hewan kurban tersebut menjadi bukti komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, sekaligus mempererat tali silaturahmi dan semangat kebersamaan di momen hari besar keagamaan.

Sebanyak 15 ekor sapi kurban ia salurkan di wilayah Kabupaten Banggai.

Dengan rincian Kecamatan Toili menerima 4 ekor, Kecamatan Moilong 2 ekor.

Sementara Kecamatan Luwuk, Nambo, Kintom, Batui, Batui Selatan, Toili Jaya, Toili Barat, Masama, dan Balantak masing-masing menerima 1 ekor sapi qurban.

Baca Juga:  Kantor Pertanahan Kabupaten Banggai Terima Kunjungan Kemenag Bahas Percepatan Sertipikat Tanah Wakaf dan Rumah Ibadah

Selain itu, 2 ekor sapi lainnya disalurkan untuk masyarakat di Kabupaten Morowali Utara. Dan 1 ekor sapi ia distribusikan ke Kota Palu.

Program kurban ini disambut antusias masyarakat karena manfaatnya dirasakan hingga ke wilayah pelosok.

Tidak hanya menjadi bentuk ibadah dan rasa syukur, kegiatan tersebut juga menghadirkan kebahagiaan bagi warga yang merayakan Idul Adha.

Menurut Beniyanto, Idul Adha menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai keikhlasan, pengorbanan, dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Idul Adha adalah waktu yang tepat untuk merefleksikan nilai-nilai keikhlasan dan pengorbanan. Semoga melalui kurban ini, ikatan persaudaraan kita di Banggai maupun Morowali Utara semakin kuat,” ujarnya.

Ia berharap semangat berbagi dan gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat.

Sehingga mampu memperkuat persatuan serta mendorong pembangunan daerah yang lebih maju, religius, dan sejahtera. *

Baca Juga:  Golkar Banggai Pacu Konsolidasi hingga Pelosok Kecamatan, Muscam Ditarget Rampung Sebelum Akhir Juni