
LUWUK, Luwuktimes.id – KPU Banggai sukses menggelar tiga kali debat publik dengan tiga kontestan, yakni Sulianti Murad-Zainal Abidin Alihamu (HATIMU), Amirudin Tamoreka-Furqanudin Masulili (AT-FM) dan Herwin Yatim-Mustar Labolo (WINSTAR).
Debat putaran I dilaksanakan tanggal 8 November, debat putaran II tanggal 22 November dan debat terbuka pamungkas atau putaran III dihelat tanggal 29 November 2020.
Baik komisioner KPU Banggai maupun jajaran sekretariat, awalnya belum mempublikasi tentang berapa besaran anggaran salah satu tahapan pilkada serentak tersebut. Pasca debat putaran III, barulah lembaga penyelenggara teknis pemilu itu menginformasikannya.
Divisi Sosialisasi, SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Kabupaten Banggai, Alwin Palalo yang dikonfirmasi Luwuktimes.id Selasa (01/12) tidak merincikan masing-masing anggaran yang telah digunakan setiap kali debat terbuka dilaksanakan.
Baca juga: Ini Anggaran Debat Publik KPU Sulteng, Tanwir: Putaran III Tanggal 3 Desember
Alwin mengakumulasikan kocek yang dikeluarkan KPU Banggai. “Totalnya Rp350 juta untuk debat putaran I, II dan III. Itu sudah semua, termasuk siaran langsung TVRI, tim pakar dan lain-lain,” kata Alwin.
Mantan Ketua Panwaslih Kabupaten Banggai pada pilkada 2015 ini menambahkan, anggaran debat terbuka yang teralokasi di KPU sudah seperti itu besarannya.
“Iya kita punya anggaran debat seperti itu jumlahnya. Jadi memang tidak memungkinkan siaran langsung TV swasta atau nasional,” jelas Alwin.
Meski begitu tambah mantan Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Banggai ini, tujuan dari debat terbuka tercapai. “Pada prinsipnya tersampaikan ke masyarakat. Dan alhamdulillah cukup banyak yang nonton,” kata Alwin. *
(yan)
Discussion about this post