Bupati Banggai Amirudin Lantik Taufik Bidullah Rektor Untika Luwuk

oleh -523 Dilihat
oleh
Bupati Banggai Amirudin (tengah) bersama Sekda Banggai Ramli Tongko dan Rektor Untika Luwuk Taufik Bidullah, pada prosesi peresmian gedung lantai II dan III kampus tersebut.

LUWUK TIMES — Bupati Banggai, H. Amirudin melantik Taufik Bidullah sebagai Rektor Universitas Tompotika (Untika) Luwuk periode 2025-2029.

Pelantikan yang berlangsung Jumat (12/12/2025) itu terangkaikan dengan peresmian gedung lantai II dan III kampus tersebut.

Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai sekaligus Ketua Yayasan Pendidikan Tompotika Luwuk, Moh. Ramli Tongko dan Sekretaris Yayasan Tompotika Luwuk serta Ketua Badan Pengawas Yayasan Tompotika Luwuk hadir pada pelantikan itu.

Baca Juga:  Sukses Pimpin Banggai, Amirudin Kalahkan Morowali dan Kota Palu Soal APBD 2025

Ada juga Kepala OPD, Sekretaris dan Anggota Senat Untika Luwuk dan seluruh Civitas Akademika Untika Luwuk.

Dan ini merupakan periode kedua Taufik Bidullah memimpin Untika Luwuk.

Bupati Banggai sekaligus Ketua Badan Pendiri Yayasan Pendidikan Tompotika Luwuk, H. Amirudin mengucapkan selamat dan sukses kepada Rektor yang baru.

Kata Amirudin, perkembangan dunia pendidikan tinggi saat ini bergerak sangat cepat. tantangan global dan kemajuan teknologi. Termasuk perubahan kebutuhan dunia kerja menuntut perguruan tinggi untuk terus berinovasi.

Baca Juga:  Peduli Kegiatan Keagamaan, Bupati Banggai Amirudin Alokasikan Dana Hibah Rp33,7 Miliar

Ia juga menegaskan, pemerintah Kabupaten Banggai berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan kualitas pendidikan pada semua perguruan tinggi yang se Kabupaten Banggai, termasuk Universitas Tompotika Luwuk.

Baik melalui kerja sama riset, penguatan sumber daya manusia, maupun program-program kolaboratif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Baca Juga:  Penguatan Ketahanan Siber Daerah, Wabup Banggai Ikuti Pengukuhan TTIS 2025

Sementara itu, Rektor Untika Luwuk menyampaikan syukur atas selesainya pembangunan gedung lantai II dan III yang membutuhkan waktu selama 10 tahun.

“Pembangunan gedung yang baru ini menjadi fasilitas dasar. Karena gedung ini akam kami manfaatkan untuk perkantoran dan perkuliahan empat fakultas,” kata Taufik.

Prosesi peresmian gedung, berawal dengan penandatanganan prasasti, pengguntingan pita dan peninjauan lokasi gedung. *