LUWUK TIMES, Banggai – Langkah menuju era kendaraan ramah lingkungan mulai diwujudkan di Kabupaten Banggai.
Pemerintah Kabupaten Banggai bersama PT PLN (Persero) UP3 Luwuk resmi meluncurkan program pembelajaran konversi sepeda motor berbahan bakar minyak (BBM) menjadi motor listrik di SMK Negeri 2 Luwuk, Kamis (9/7/2026).
Program yang didukung melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR) PT PLN tersebut menjadi upaya nyata meningkatkan kompetensi siswa SMK agar siap menghadapi perkembangan industri otomotif berbasis energi bersih.
Dalam sambutannya, Bupati Banggai H. Amirudin menyampaikan apresiasi kepada PT PLN (Persero) UP3 Luwuk yang dinilai telah menunjukkan komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi melalui kolaborasi dengan dunia pendidikan.
Menurutnya, sinergi antara dunia industri dan sekolah merupakan langkah strategis untuk mencetak sumber daya manusia yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan masa depan.
“Dunia sedang bergerak menuju transformasi energi yang lebih bersih, efisien, dan ramah lingkungan.
Kendaraan listrik menjadi bagian penting dari perubahan tersebut, sehingga sekolah kejuruan harus mampu menyiapkan lulusan yang siap menghadapi perkembangan teknologi,” ujar Amirudin.
Ia menegaskan, implementasi pembelajaran konversi motor BBM menjadi motor listrik merupakan langkah visioner karena memberikan pengalaman praktik langsung kepada siswa dalam menguasai teknologi kendaraan listrik yang kini semakin berkembang.
Bupati berharap SMK Negeri 2 Luwuk mampu menjadi pusat pengembangan kompetensi kendaraan listrik di Kabupaten Banggai bahkan di Sulawesi Tengah.
Dengan demikian, sekolah tersebut dapat melahirkan lulusan yang unggul, inovatif, kompetitif, dan siap memasuki dunia kerja.
Pemerintah Kabupaten Banggai, lanjutnya, berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui investasi di bidang pendidikan, keterampilan, inovasi, dan penguasaan teknologi.
Ia juga mendorong agar kerja sama antara sekolah dan dunia industri terus diperluas, tidak hanya melalui pelatihan.
Tetapi juga penyediaan laboratorium praktik, sertifikasi kompetensi, pelatihan guru, program magang industri, hingga pengembangan unit produksi sekolah.
Kepada para siswa, Amirudin berpesan agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh dan terus meningkatkan kemampuan agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Teruslah belajar, tingkatkan kreativitas, bangun karakter yang disiplin, jujur, dan bertanggung jawab. Teknologi akan terus berkembang dan kita harus mampu beradaptasi,” pesannya.
Di akhir sambutannya, Bupati Banggai menyampaikan harapan agar kolaborasi antara PT PLN (Persero) UP3 Luwuk dan SMK Negeri 2 Luwuk terus berlanjut sebagai bagian dari upaya mencetak generasi unggul menuju Banggai yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.*
Sofyan Labolo


