LUWUK TIMES, Palu – Cabang olahraga (cabor) atletik Kabupaten Banggai merebut tiga medali perunggu pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2026.
Bersaing ketat dengan para atlet terbaik se-Sulteng, cabang olahraga cabor atletik Banggai membawa pulang tiga medali perunggu pada tiga tingkatan sekolah yang berbeda, yakni SD, SMP, dan SMA.
Prestasi ini membuktikan bahwa pembinaan atlet muda di Kabupaten Banggai terus berjalan berkesinambungan dan merata pada setiap jenjang usia.
Pada kategori SMA Putri, pelari andalan Banggai, Fika Gesya Patinggi, mengamankan podium ketiga setelah melewati drama persaingan yang luar biasa sengit di nomor lari 100 meter.
Fika mencatatkan limit waktu fantastis 15.16 detik, atau hanya terpaut tipis di belakang Nurhalisa M. Kumbok (Bangkep) di posisi kedua dengan waktu 15.17 detik. Sementara podium utama diraih oleh Ciranda Aprilia Abe asal Poso.
Ketangguhan mental atlet Banggai kembali teruji di tingkat SMP Putra. Di nomor lari 60 meter, Daifullah Hadwan Djibran tampil dengan menyabet medali perunggu setelah mencatatkan waktu 07.98 detik.
Posisi pertama di kategori ini diraih oleh Kadek Nanda Dwi Putra (Morowali) dan posisi kedua ditempati Cristian Reffi (Parimo).
Tidak mau kalah dengan para seniornya, talenta muda di tingkat SD Putra juga ikut menyumbang medali. Bertanding di kategori Atletik Kids, Farel Suleman berhasil mempersembahkan medali perunggu untuk Kabupaten Banggai dengan raihan poin/waktu 14.26 di nomor Kanga’s Escape. Farel finis di bawah Matu (Morowali) sebagai juara pertama dan Stevanus Palondongan (Morut) di peringkat kedua.
Menurut pelatih atletik yang juga Sekretaris Pengkab PASI Kabupaten Banggai, Ramdani Bahmid, keberhasilan memborong medali pada tiga tingkatan ini (SD, SMP, dan SMA) menjadi sinyal positif bagi masa depan olahraga Kabupaten Banggai.
Dan konsistensi para atlet pelajar ini pada level provinsi membuktikan bahwa bakat-bakat muda Luwuk dan sekitarnya siap bersaing di level yang lebih tinggi ke depannya.
“Insya Allah atlet kami tetap siap bersaing, baik pada level regional maupun nasional,” ucap Ramdani.
O2SN dibuka pada tanggal 6 Juli. Sedang kegiatan berlangsung dari tanggal 7-8 Juli 2026 di Palu. Khusus cabang atletik berlangsung di stadion Mini Petobo Palu. *
Sofyan Labolo


