Meretas Batas di Usia 66, Saat Ekonomi Banggai Melompat Tinggi dari Bukit Halimun

oleh -71 Dilihat
oleh
Bupati Banggai H. Amirudin dan Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid

Pagi itu, Lapangan Mirqan di Bukit Halimun, Luwuk Selatan, tidak sekadar menjadi tempat upacara. Di bawah langit Rabu (8/7/2026), lapangan tersebut menjadi saksi dari sebuah kilas balik dan lompatan besar.


KABUPATEN Banggai merayakan usianya yang ke-66. Sejarah panjang menjadi sebuah optimisme baru yang dirangkum dalam satu semangat: Bergerak Maju, Tumbuh Bersama.

Sebelum matahari meninggi, kehangatan tradisi sudah terasa. Potongan tumpeng yang disuapkan dan liukan gemulai para penari membuka hari.

Di sela-sela itu, pembacaan sejarah singkat Kabupaten Banggai menggema, mengingatkan semua yang hadir pada akar sedarah tanah Babasal (Banggai, Balantak, Saluan) sebelum mereka melangkah lebih jauh ke era modern.

Kejutan visual kemudian hadir melalui pemutaran video profil daerah, yang disusul dengan peluncuran aplikasi Banggai Digital Service.

Langkah digitalisasi yang dibidani oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DKISP) ini menegaskan bahwa di usianya yang senja secara angka, Banggai justru sedang muda-mudanya dalam berinovasi.

Suasana semakin khidmat saat Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, berdiri di podium sebagai inspektur upacara.

Di sampingnya, Bupati Banggai Amirudin dan Wakil Bupati Furqanuddin Masulili mendengarkan dengan saksama, dikelilingi deretan tokoh penting mulai dari Kapolda Sulteng Irjen Pol. Nasri, Pangdam XXIII/Palakawira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, hingga para legislator pusat dan daerah.

Dalam amanatnya, Gubernur Anwar Hafid tidak sekadar memberikan ucapan selamat, melainkan sebuah pengakuan atas kerja keras kolektif.

“Saya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas usaha seluruh pihak sehingga Banggai sampai di titik yang membanggakan bagi kita semua,” ujar Gubernur hangat.


Kebanggaan itu bukan tanpa dasar. Sang Gubernur kemudian membeberkan deretan data yang menjadi “hadiah ulang tahun” terindah bagi masyarakat Banggai. Grafik pembangunan, mulai dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan angka kemiskinan, hingga kendali inflasi, semuanya menunjukkan tren positif.

Namun, yang paling memicu decak kagum adalah ledakan angka pertumbuhan ekonomi.

“Pertumbuhan ekonomi di Banggai tercatat sebesar 3,63 persen pada tahun 2025 atau sama dengan capaian di tahun 2024. Kemudian melonjak signifikan menjadi 8,13 persen pada tahun 2026 atau naik 4,50 poin persentase,” ungkap Anwar Hafid.

Angka melompat tinggi ini menjadi bukti sahih bahwa urat nadi perekonomian dan produktivitas di ujung Timur Sulawesi Tengah ini sedang berdenyut kencang.

Keberhasilan ini, lanjut Gubernur, tidak lepas dari harmonisasi program yang apik. Program unggulan 9 Berani milik Pemprov Sulawesi Tengah terbukti mampu berjalan beriringan, “bergerak dan tumbuh bersama” dengan program inovatif 9 Gerbang andalan Pemerintah Kabupaten Banggai.

Sebuah sinergi lintas lini yang membuahkan hasil nyata.

Bagi Banggai, usia 66 tahun bukan lagi sekadar angka kedewasaan, melainkan momentum emas untuk merefleksikan apa yang sudah ditanam dan apa yang siap dipanen.

Upacara pun usai, namun harapan baru baru saja dimulai. Seperti doa yang ditiupkan Gubernur Anwar Hafid di akhir petang.

“Semoga di usianya yang ke-66 ini, Kabupaten Banggai akan semakin maju, daerahnya maju dan rakyatnya semakin bahagia,” ucapnya. *

Sumber DKISP Banggai yang diolah Redaksi Luwuk Times