Advertising

Example floating
Example floating

Cegah Abrasi Pasar dan Pemukiman di Kintom, PUPR Banggai Bangun Talud Pengaman Pantai

Sofyan
Pembangunan talud pengaman pantai untuk Desa Kalolos, Kecamatan Kintom.
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

Banggai, Luwuk Times— Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai akan melanjutkan pembangunan talud pengaman pantai untuk Desa Kalolos, Kecamatan Kintom.

Bidang Pengairan Dinas PUPR Banggai, telah mengalokasikan anggaran Rp 4 miliar untuk talud pengaman pantai tersebut.

IMG-20260829-WA0006

Kepala Bidang Pengairan PUPR Banggai, Takdir Said menjelaskan, pembangunan talud pengaman pantai Kololos merupakan lanjutan dari proyek–proyek sebelumnya.

Ia menyebutkan dalam tiga tahun terakhir PUPR Banggai secara bertahap membangun talud pengaman abrasi pantai di Desa Kololos.

Baca Juga:  Bukan Sekadar Perbaikan, Dinas PUPR Banggai Sulap Irigasi D.I. Piondo Jadi Sistem Modern

Tahun 2024, PUPR Banggai mengalokasikan anggaran Rp 2,002 miliar untuk talud Kalolos-Tangkiang sepanjang seratus meter. Dan 2023 terbangun dengan anggaran Rp 400 juta.

Proyek lanjutan ini merupakan salah satu kegiatan penting pada Bidang Pengairan.

Itu karena berfungsi untuk mengamankan pemukiman warga dan pasar dari abrasi pantai.

Beberapa rumah warga desa itu terancam. Karena sering kena gelombang air laut, terutama Januari-Februari dan Juni-Juli.

Pasar Kalolos

Sementara itu, PPTK Bidang Pengairan Astrid Dwijayanthi mengatakan, dengan anggaran Rp 4 miliar pihaknya berharap pantai yang dapat tertangani sekitar 200 meter. Terutama untuk mengamankan pasar Desa Kalolos.

Baca Juga:  Mobil Pick Up Tabrak Bocah Pejalan Kaki di Kintom

“Ini kegiatan lanjutan untuk mengamankan pasar yang belum tertangani dengan anggaran dua tahun sebelumnya,” ujarnya.

Ia berharap dengan anggaran Rp 4 miliar pekerjaan talud Desa Kalolos bisa tuntas dan bermanfaat bagi warga setempat.

Bidang Pengairan juga mengalokasikan anggaran lanjutan untuk talud pengaman pantai Desa Moilong, Kecamatan Moilong yang sudah action sejak tahun 2024 lalu.

Baca Juga:  Sentuhan CSR PT PAU Ubah Hasil Panen Banggai Jadi Produk Premium

Talud pengaman pantai Desa Moilong ini juga untuk mengamankan pemukiman penduduk dari abrasi pantai.

Astrid mengatakan, teras rumah warga yang menghadap pantai sering terancam ombak.

Ia mengatakan abrasi pantai yang berada depan lapangan Moilong, atau berada tak jauh dari kawasan pantai wisata pelangi itu, sudah dua tahun terakhir menjadi perhatian PUPR Banggai.

“Tahun lalu sudah kami laksanakan, namun belum menyentuh seluruh garis pantai, sehingga kami upayakan tuntas tahun ini,” paparnya. *

-->