Cegah Abrasi Pasar dan Pemukiman di Kintom, PUPR Banggai Bangun Talud Pengaman Pantai

oleh -1188 Dilihat
oleh
Pembangunan talud pengaman pantai untuk Desa Kalolos, Kecamatan Kintom.

Banggai, Luwuk Times— Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai akan melanjutkan pembangunan talud pengaman pantai untuk Desa Kalolos, Kecamatan Kintom.

Bidang Pengairan Dinas PUPR Banggai, telah mengalokasikan anggaran Rp 4 miliar untuk talud pengaman pantai tersebut.

Kepala Bidang Pengairan PUPR Banggai, Takdir Said menjelaskan, pembangunan talud pengaman pantai Kololos merupakan lanjutan dari proyek–proyek sebelumnya.

Ia menyebutkan dalam tiga tahun terakhir PUPR Banggai secara bertahap membangun talud pengaman abrasi pantai di Desa Kololos.

Baca Juga:  Curhatan Cabup Banggai Amirudin Tamoreka Sentuh Hati Para Pendukung di Kintom

Tahun 2024, PUPR Banggai mengalokasikan anggaran Rp 2,002 miliar untuk talud Kalolos-Tangkiang sepanjang seratus meter. Dan 2023 terbangun dengan anggaran Rp 400 juta.

Proyek lanjutan ini merupakan salah satu kegiatan penting pada Bidang Pengairan.

Itu karena berfungsi untuk mengamankan pemukiman warga dan pasar dari abrasi pantai.

Beberapa rumah warga desa itu terancam. Karena sering kena gelombang air laut, terutama Januari-Februari dan Juni-Juli.

Pasar Kalolos

Sementara itu, PPTK Bidang Pengairan Astrid Dwijayanthi mengatakan, dengan anggaran Rp 4 miliar pihaknya berharap pantai yang dapat tertangani sekitar 200 meter. Terutama untuk mengamankan pasar Desa Kalolos.

Baca Juga:  Hanyut di Sungai Mendono, Balita di Kintom Banggai Ditemukan Meninggal

“Ini kegiatan lanjutan untuk mengamankan pasar yang belum tertangani dengan anggaran dua tahun sebelumnya,” ujarnya.

Ia berharap dengan anggaran Rp 4 miliar pekerjaan talud Desa Kalolos bisa tuntas dan bermanfaat bagi warga setempat.

Bidang Pengairan juga mengalokasikan anggaran lanjutan untuk talud pengaman pantai Desa Moilong, Kecamatan Moilong yang sudah action sejak tahun 2024 lalu.

Baca Juga:  Kunjungi Asrama Mahasiswa Banggai di Manado, Dewa Supatriagama: Terima Kasih pak Bupati

Talud pengaman pantai Desa Moilong ini juga untuk mengamankan pemukiman penduduk dari abrasi pantai.

Astrid mengatakan, teras rumah warga yang menghadap pantai sering terancam ombak.

Ia mengatakan abrasi pantai yang berada depan lapangan Moilong, atau berada tak jauh dari kawasan pantai wisata pelangi itu, sudah dua tahun terakhir menjadi perhatian PUPR Banggai.

“Tahun lalu sudah kami laksanakan, namun belum menyentuh seluruh garis pantai, sehingga kami upayakan tuntas tahun ini,” paparnya. *

No More Posts Available.

No more pages to load.