LUWUK TIMES – Detik-detik mencekam terjadi pada ruas jalan Trans Sulawesi, Desa Tangkiang, Kabupaten Banggai.
Sebuah mobil Avanza mendadak oleng, menghantam pilar jembatan, lalu terjun ke luar jalur.
Kecelakaan tunggal itu terjadi pada Senin siang (26/01/2026) sekitar pukul 11.30 Wita, jalur poros Luwuk–Toili.
Mobil Avanza warna putih dengan nomor polisi DN 1305 CD tersebut melaju dari arah Luwuk.
Namun di atas Jembatan Tangkiang, kendaraan tiba-tiba kehilangan kendali.
Dalam hitungan detik, mobil menabrak pilar jembatan dan terguling ke sisi kiri jalur, menyisakan kepanikan di lokasi kejadian.
Kapolsek Pagimana, AKP Muh. Zulfikar, SH, membenarkan peristiwa tersebut.
Ia menjelaskan, kecelakaan diduga kuat dipicu kondisi pengemudi yang mengantuk saat berkendara.
“Pengemudi atas nama Abas Petta Solong (63) saat itu dalam perjalanan pulang ke rumahnya di Desa Tangkiang. Diduga mengantuk sehingga kehilangan konsentrasi dan menabrak pilar jembatan,” ungkap AKP Zulfikar.
Benturan keras membuat kendaraan mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian depan dan atap mobil. Meski tidak menelan korban jiwa, insiden ini tetap meninggalkan luka bagi sang pengemudi.
“Pengendara mengalami luka lecet di bagian lengan dan mengeluhkan sakit pada bahu kanan, sehingga harus mendapatkan perawatan medis di RS Luwuk,” lanjutnya.
Akibat kecelakaan tersebut, kerugian materi diperkirakan cukup besar, meski hingga kini belum dapat ditaksir secara pasti. Beruntung, peristiwa ini tidak mengakibatkan korban meninggal dunia.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi para pengendara agar tidak memaksakan diri berkendara dalam kondisi lelah atau mengantuk, terutama di jalur vital Trans Sulawesi yang padat dan memiliki risiko tinggi. Satu detik lengah di balik kemudi, nyaris berujung tragedi. *



