
Reporter Sofyan Labolo
LUWUK, Luwuktimes.id— Anjing menggonggong kafilah berlalu. Peribahasa ini berlaku pada jajaran Direksi Perumda Banggai.
Ditengah kencangnya dinamika pelegitimasian sebagai orang pilihan di pucuk pimpinan perusahaan pelat merah itu, mereka sudah bekerja.
“Jangan lagi ganggu PDAM (Perumda). Jajaran Direksi sudah bekerja,” kata karyawan Perumda Banggai, Roten Marontoh, Senin (13/09).
Sepekan pasca dilantik Bupati Banggai, H. Amirudin, Direksi Perumda sudah menyusun program kerja untuk kemajuan Perumda.
Roten menjelaskan, Direktur Pelayanan Romy Botutihe secara tegas menegakkan aturan.
Ada oknum anggota DPRD Banggai yang menunggak rekening air diwarning untuk diputuskan layanan air PDAM.
Karena sikap tegas Direktur Pelayanan, sehingga oknum wakil rakyat itu melunasi tunggakan air.
Baca juga: Terbukti Korupsi, Komisi 3 Rekomendasikan ke Jalur Hukum
“Tidak perlu disebutkan nama oknum wakil rakyat itu. Tapi yang pasti, salut buat Direktur Pelayanan yang tidak tebang pilih dalam menegakkan aturan,” kata Roten.
Begitu pula dengan Direktur Administrasi Umum Muhamad Rifai Karim.
Atas kebijakannya, tunjangan karyawan dibayar. Padahal selama ini, para karyawan PDAM sering menjerit soal haknya itu.
Kebijakan populis juga dilaksanakan Direktur Teknik Ferdi Saadjad.
Rencananya, Direktur Teknik akan melihat langsung pelayanan PDAM di Kecamatan Bualemo.
Sebab di wilayah itu, pelayanan belum maksimal. Salah satu pemicu minimnya tenaga di lapangan.
“Pesan saya, jangan lagi ganggu PDAM. Biarkan jajaran Direksi kami bekerja, demi eksistensi perusahaan sekaligus memaksimalkan pelayanan,” kata mantan calon Direksi Perumda Banggai ini. *
Discussion about this post