LUWUK TIMES – Usai libur panjang Lebaran dan Hari Raya Nyepi 2026, Bupati Banggai Amirudin Tamoreka langsung tancap gas.
Ia memerintahkan seluruh jajarannya untuk mempercepat pelaksanaan program pembangunan. Baik fisik maupun non-fisik, tanpa ada lagi penundaan.
Instruksi tegas tersebut Ia sampaikan saat apel bersama aparatur sipil negara (ASN), Senin (30/3/2026), bertempat Lapangan Mirqan, kawasan perkantoran Bukit Halimun, Luwuk Selatan.
“Sekarang sudah memasuki April, tidak ada alasan untuk lambat. Program yang perlu dilelang segera lepas. Yang sudah siap langsung jalan agar semuanya berjalan sesuai rencana,” tegas Amirudin kepada para peserta apel.
Disiplin dan Etika
Tak hanya soal pembangunan, Amirudin juga menyoroti kedisiplinan ASN yang masih perlu ditingkatkan.
Ia menyinggung maraknya kasus aparatur yang viral media sosial akibat kurangnya pemahaman terhadap aturan dan etika.
Menurutnya, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) harus lebih sigap dan berani mengambil tindakan tanpa harus menunggu instruksi langsung dari bupati.
“Jangan menunggu pimpinan daerah. Kepala OPD harus tegas terhadap ASN bawahnya, terutama dalam menjaga disiplin dan etika,” ujarnya.
Ia pun mengingatkan agar seluruh ASN lebih bijak dalam bersikap, baik saat memberikan pelayanan kepada masyarakat maupun ketika berada pada ruang publik.
Sementara itu, terkait kebijakan work from home (WFH), Pemerintah Kabupaten Banggai masih menunggu edaran resmi dari pemerintah pusat.
Hingga saat ini, kebijakan tersebut belum ada penerapan hingga daerah.
Sisi lain, Amirudin juga menekankan pentingnya efisiensi anggaran.
Ia berharap langkah penghematan dapat memberikan dampak nyata terhadap percepatan pembangunan daerah.
“Kita ingin setiap rupiah yang dihemat benar-benar memberi manfaat bagi kemajuan Kabupaten Banggai,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menginstruksikan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) untuk segera melakukan rotasi dan promosi jabatan, khususnya luar jabatan pimpinan tinggi pratama eselon II.b.
Saat ini, Pemerintah Kabupaten Banggai tengah menjalankan tahapan seleksi terbuka untuk pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama.
Untuk posisi yang tidak memungkinkan mengikuti seleksi tersebut, Amirudin meminta agar segera terisi guna memastikan roda pemerintahan tetap berjalan optimal.
“Jabatan yang kosong harus segera isi agar kinerja pemerintahan tidak terhambat,” pungkasnya. *
Editor Sofyan Labolo



