Pada Kamis 11 Juni 2026, konsolidasi berlanjut di Batui Selatan dan Batui dengan Rika Syafrudin sebagai penanggung jawab. Malam harinya, agenda berpindah ke Kecamatan Kintom yang kembali dihandel Muhamad Ramdan.
Tak kalah mencuri perhatian, Eni Marten mendapat amanah besar mengkoordinir enam kecamatan sekaligus, yakni Balantak Utara, Balantak, Balantak Selatan, Mantoh, dan Lamala. Agenda tersebut berlangsung selama dua hari, 14 hingga 15 Juni 2026.
Setelah wilayah luar kota rampung, fokus konsolidasi bergeser ke pusat pemerintahan di Kota Luwuk.
Pada 17 Juni 2026, Muscam dan pelantikan PK digelar di Kecamatan Luwuk dan Luwuk Timur dengan Panji Syahputra sebagai koordinator. Sedangkan Saripudin Tjatjo dipercaya mengawal Luwuk Selatan dan Luwuk Utara.
Kecamatan Bualemo menjadi titik akhir rangkaian konsolidasi Golkar Banggai pada 18 Juni 2026.
Menariknya, terjadi perubahan dalam penunjukan koordinator. Awalnya Lisa Sundari dipercayakan mengawal agenda tersebut. Namun keputusan partai berubah setelah Lisa tidak menghadiri rapat persiapan di Sekretariat DPD II Golkar Banggai di Luwuk Selatan.
Sebagai gantinya, partai menunjuk Ramli Mbani dan Indri Azis untuk menghandel Muscam dan pelantikan PK di Kecamatan Bualemo.
Dengan konsolidasi besar-besaran ini, Golkar Banggai tampaknya ingin memastikan mesin partai tetap solid dan siap tempur menghadapi pertarungan politik 2029 mendatang. *

Sofyan Labolo



