Rahmat, Cinta, PKS Banggai dan Amanah Sampai Akhir Hayat

oleh -106 Dilihat
oleh
Rahmat Ilahi semasa hidup

Oleh: Sarfin L. Laando

CUACA kota Luwuk hari itu sangat panas, matahari bersinar sangat terik. Suhu panasnya hari itu adalah panas khas daerah yang geografisnya berada tidak jauh dari garis khatulistiwa. Situasi yang memungkinkan peluh dengan mudah mengucur membasahi wajah.

Ditengah cuaca panas, pemandangan berbeda nampak terlihat pada satu bangunan berwarna putih bercampur warna oranye di Kelurahan Hanga-Hanga Permai. Pada bangunan tersebut berkumpul orang-orang dengan raut wajah yang santai, adem, senyum sumringah dengan nuansa penuh keakraban.

Orang-orang tersebut berkumpul untuk mengikuti kegiatan Pembinaan, Koordinasi, Supervisi dan Monitoring (PKSM) oleh rombongan DPW PKS Sulawesi Tengah yang bertempat Sekretariat DPD PKS Banggai Kelurahan Hanga-Hanga Permai pada hari Ahad 24 Mei 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi dan menindak lanjuti program kerja masing-masing bidang yang telah ditetapkan saat Rakerda tahun 2025 sebelumnya. Satu per satu tiap-tiap bidang dievaluasi dan diberikan masukan oleh Ketua DPW PKS Sulawesi Tengah Ustad Ahmad Wahyudin.

Evaluasi yang serius tapi dengan suasana santai, penuh keakraban, berlangsung cair dan penuh masukan serta saran atas kendala yang dihadapi.

Baca Juga:  Di Tangan Om Hepy, Hanura Banggai Menjelma Menjadi Rumah Kemanusiaan; Ambulance Disiapkan untuk Rakyat Kecil

Namun suasana berbeda muncul manakala muncul kabar mengejutkan sekaligus menyedihkan, Ketua DPD PKS Banggai Ustad Rahmat Illahi meninggal dunia di Makassar.

Seketika suasana kantor sekretariat DPD PKS Banggai penuh haru dan banjir air mata dari hampir semua orang yang mengikuti acara PKSM hari itu.

Ustad Rahmat Illahi yang kehadirannya dinantikan dan selalu ditunggu agar bisa membersamai seluruh kader PKS Banggai, ternyata harus pergi dan meninggalkan kami untuk selama lamanya.

Sudah lebih dari 2 bulan terakhir ini Ustad Rahmat tidak bisa membersamai teman-teman kader dan pengurus PKS Banggai. Sejak awal bulan Ramadan, kondisi kesehatannya menurun.

Bahkan saat hari Raya Idul Fitri ia harus dirawat di rumah sakit atas penyakit yang dideritanya. Beberapa hari setelah itu Ustad Rahmat harus dirujuk ke kota Makassar untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan lanjutan.

Walaupun dalam kondisi sakit, karena kecintaan dan tanggung jawabnya sebagai Ketua DPD PKS Banggai Ustad Rahmat selalu melakukan komunikasi dengan kader dan pengurus.

Baca Juga:  PAN Banggai Bantah Tuduhan Tidak Solid, H. Akmal: Justru Hari Ini Kami Semakin Solid

Utamanya untuk setiap kegiatan yang dilakukan oleh DPD PKS Banggai, Ustad Rahmat senantiasa memastikan bahwa segala sesuatu sudah dipersiapkan dan acara berlangsung lancar sampai selesai.

Pada hari Kamis 21 Mei 2026 Ustad Rahmat sempat tidak sadarkan diri dan harus dirawat di ruang ICU Rumah Sakit Akademis Makassar.