LUWUK TIMES – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, resmi membuka Pelatihan Bahasa Mandarin Khusus Kawasan Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri Palu, Senin (25/05/2026).
Kegiatan berlangsung di ruang rapat Gedung Administrasi Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri sebagai persiapan menyambut penerbangan internasional perdana rute Palu–Guangzhou yang dijadwalkan mulai beroperasi 10 Juli 2026.
Dalam sambutannya, Wagub Reny menyebut terwujudnya status internasional bandara tersebut merupakan hasil kolaborasi pemerintah daerah, otoritas bandara, Kementerian Perhubungan, dan seluruh stakeholder terkait.
“Sudah lama direncanakan menjadi bandara internasional, dan sekarang akhirnya bisa terwujud. Ini capaian besar bagi Sulawesi Tengah,” ujarnya.
Ia menegaskan, peningkatan kualitas SDM menjadi faktor penting dalam menunjang pelayanan penerbangan internasional, terutama kemampuan berbahasa Mandarin bagi petugas bandara.
“Kalau ada penumpang dari China mengalami kendala komunikasi, tentu harus ada petugas yang bisa berbahasa Mandarin,” kata Reny.
Menurutnya, pelatihan tersebut merupakan bagian dari program Pemprov Sulteng yang telah berjalan sejak tahun lalu melalui kerja sama dengan Universitas Tadulako.
Antusias Peserta
Sementara itu, Kepala Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Prasetyo Hadi, mengungkapkan antusiasme peserta sangat tinggi hingga melebihi kuota yang tersedia.
Sebanyak 138 peserta akan mengikuti pelatihan selama satu bulan, mulai dari level dasar hingga lanjutan.
“Kesempatan ini sangat baik dan harus dimanfaatkan maksimal agar peserta siap mendukung operasional penerbangan internasional Palu–Guangzhou,” ujarnya.
Kegiatan turut dihadiri perwakilan Universitas Tanjungpura, pihak Confucius Institute, Balai Karantina Palu, Kantor Imigrasi Kota Palu, serta stakeholder kawasan bandara lainnya. *



