Kabupaten Banggai Catat Rekor Investasi Tertinggi 2025, Data OSS Menyebutkan Tembus 2,19 Triliun

oleh -1016 Dilihat
oleh
Bupati Banggai H. Amirudin

Amirudin: Saya bersyukur. Karena selama periode Januari hingga September, realisasi investasi yang berhasil kita bukukan telah mencapai angka yang belum pernah tercapai sebelumnya dalam sejarah Kabupaten Banggai


LUWUK TIMES — Bupati Banggai H. Amirudin sukses menarik investasi. Kesuksesan itu tercermin lewat realisasi investasi tertinggi pada 2025.

Berdasarkan data dari online single submission (OSS) sebagaimana laporan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banggai, hingga September 2025, realisasi investasi menembus angka Rp2,19 triliun.

Sebagai orang nomor satu di daerah ini, Amirudin bersyukur atas capaian yang belum pernah ter torehkan dalam sejarah Kabupaten Banggai.

Baca Juga:  35 Kali Bencana Hantam Kabupaten Banggai Sepanjang 2025, Banjir Mendominasi Disusul Tanah Longsor, Begini Pesan Kepala BPBD

“Saya bersyukur. Karena selama periode Januari hingga September, realisasi investasi yang berhasil kita bukukan telah mencapai angka yang belum pernah tercapai sebelumnya dalam sejarah Kabupaten Banggai,” ujar Bupati Banggai Amirudin.

Penegasan Amirudin ini saat membuka kegiatan bimbingan teknis Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko bagi Pelaku Usaha Koperasi Merah Putih, bertempat Estrella Hotel and Conference Center, Jumat (14/11/2025).

Pada 2024, Banggai bahkan sanggup melampaui target Rp800 miliar yang dipatok Kementerian BKPM. Tingkat presentase capaian targetnya hingga 103 persen dengan nilai Rp1,2 triliun atau yang tertinggi se Sulawesi Tengah.

Baca Juga:  Futsal Ramadhan Cup 2024 Antar Alumni SMAN 1 Luwuk Ditutup

“Nilai investasi itu terdistribusi ke dalam 2.489 proyek atau kegiatan usaha dan menyerap sebanyak 1.694 lapangan kerja baru,” ungkap Bupati Amirudin.

Kepala DPMPTSP Banggai Yunus L. Kurapa berharap para pelaku usaha aktif menyampaikan laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) untuk mendongkrak realisasi investasi.

Yunus mengatakan, saat ini permohonan izin usaha juga semakin mudah dan bebas biaya. Kami juga turun hingga ke desa-desa untuk melakukan pelayanan langsung,” ujar Yunus.

Baca Juga:  Tersengat Listrik, Warga Masama Banggai Meninggal

Pada kegiatan yang pesertanya para pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) itu, Bupati Amirudin meminta para pengurus segera menetapkan jenis usaha koperasinya.

“Koperasi Merah Putih ini harus kita didukung penuh, baik dari segi pendanaan, fasilitas dan infrastruktur pendukung, maupun pelatihan. Maka izinnya perlu kita persiapkan dari sekarang,” ujar Bupati Amirudin.

Ia meyakini, jika KDKMP terkelola dengan baik, maka perekonomian di desa dan kelurahan juga ikut terdongkrak. *