Pasar Minyak Dunia Bergejolak, Beniyanto Tamoreka Apresiasi Pemerintah Jaga Harga BBM Subsidi

oleh -775 Dilihat
oleh
Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Beniyanto Tamoreka

LUWUK TIMES – Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Beniyanto Tamoreka, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tetap stabil hingga periode Lebaran.

Menurut Beniyanto sebagaimana dilansir media online Fraksi Golkar, kebijakan tersebut menjadi langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Sekaligus melindungi daya beli masyarakat yang biasanya meningkat menjelang Ramadan dan Idulfitri.

“Sebagai anggota Komisi XII DPR RI, kami mendukung langkah pemerintah melalui Kementerian ESDM dalam menjaga stabilitas harga energi, khususnya BBM subsidi. Ini penting agar masyarakat merasa tenang di tengah situasi harga energi dunia yang tidak menentu,” ujar Beniyanto.

Legislator asal Sulawesi Tengah itu menilai, kebijakan menjaga harga BBM tetap stabil sangat relevan dengan kondisi global saat ini. Pasalnya, pasar energi dunia tengah menghadapi tekanan akibat kenaikan harga minyak mentah yang dalam beberapa waktu terakhir bahkan sempat menembus angka di atas US$100 per barel.

Kondisi tersebut dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik yang berdampak langsung pada stabilitas pasar energi internasional.

Di tengah dinamika global tersebut, Beniyanto juga menekankan pentingnya memperkuat ketahanan energi nasional dengan memaksimalkan potensi energi dalam negeri.

Salah satu langkah yang ia nilai tepat adalah dorongan pemerintah untuk meningkatkan efisiensi energi serta memperluas pemanfaatan energi domestik, termasuk melalui penguatan program mandatori biodiesel hingga B50.

“Kami melihat program biodiesel seperti B50 sangat positif untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Selain bisa mengurangi ketergantungan pada impor BBM, kebijakan ini juga memberi nilai tambah bagi sektor perkebunan dalam negeri,” jelasnya.

Beniyanto berharap koordinasi antara pemerintah, BUMN sektor energi, serta seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat. Sehingga sistem pasokan energi nasional tetap terjaga.

Menurutnya, dengan sinergi yang kuat, Indonesia akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan energi global. Termasuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang terjangkau. *