Di Tengah Beban Hidup Jelang Lebaran, Beniyanto Tamoreka Ringankan Warga Toili Lewat Gas Murah

oleh -12 Dilihat
oleh
Anggota DPR RI Komisi XII, Beniyanto Tamoreka turun langsung menggelar pasar murah LPG 3 kilogram di Kecamatan Toili Kabupaten Banggai, Rabu (18/3/2026).

LUWUK TIMES – Saat kebutuhan rumah tangga kian meningkat menjelang Hari Raya Idul Fitri, secercah harapan hadir bagi warga Toili Kabupaten Banggai. Anggota DPR RI Komisi XII, Beniyanto Tamoreka, turun langsung menggelar pasar murah LPG 3 kilogram, Rabu (18/3/2026).

Melalui program ini, harga gas melon yang biasanya mencapai Rp22 ribu per tabung, terpangkas menjadi Rp15 ribu. Subsidi tersebut diberikan langsung untuk membantu meringankan beban masyarakat kecil yang tengah menghadapi tekanan ekonomi jelang Lebaran.

Sebanyak 1.120 tabung Beniyanto siapkan dan langsung mendapat sambutan antusias warga. Wajah-wajah lega terlihat saat mereka antrean panjang. Itu menggambarkan betapa bantuan sederhana ini sangat berarti bagi kebutuhan dapur mereka.

Kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama dengan Pertamina, Dinas Perdagangan, serta Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai.

Baca Juga:  Tak Ingin Sosialisasi Berakhir Seremonial, Beniyanto Siap Biayai Pembentukan Komunitas Iklim Berbasis Kelurahan

Dalam kesempatan tersebut, Beniyanto juga mengingatkan pentingnya distribusi LPG bersubsidi yang tepat sasaran. Ia menegaskan agar tidak ada pihak yang bermain harga di tengah kebutuhan masyarakat.

“Ini untuk rakyat. Jangan sampai ada yang memanfaatkan situasi. Kalau ada penyimpangan, laporkan,” tegasnya.

Ia berharap, ke depan masyarakat bisa terus mendapatkan LPG dengan harga yang wajar dan terjangkau. Sehingga tidak lagi terbebani, terutama momen penting seperti Idul Fitri.

Bagi warga Toili, pasar murah ini bukan hanya tentang gas, tetapi tentang kepedulian tentang hadirnya perhatian di saat mereka benar-benar membutuhkan. *

Baca Juga:  Beniyanto Optimistis Banggai Rebut Adipura, Ajak Semua Pihak Aktif Kelola Sampah dan Lingkungan

Editor Sofyan Labolo