H-3 Lebaran, Arus Penumpang Ferry Pagimana–Gorontalo Mulai Menggeliat, ASDP Siapkan Layanan Ekstra

oleh -8 Dilihat
oleh
Jumlah penumpang KMP Moinit dari Pelabuhan Gorontalo tiba di pelabuhan Pagimana, Rabu (18/03/2026). (Foto Anto Yasin Luwuk Times)

LUWUK TIMES — Memasuki H-3 Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, arus mudik lintasan penyeberangan Pagimana–Gorontalo mulai menunjukkan peningkatan. Meski belum setinggi tahun-tahun sebelumnya, lonjakan jumlah penumpang sudah mulai terasa dan tetap dalam kondisi terkendali.

Peningkatan ini terjadi pada layanan penyeberangan yang dioperasikan PT ASDP Ferry Indonesia melalui KMP Moinit. Untuk mengantisipasi penumpukan, pihak ASDP memberlakukan trayek tambahan dengan sistem kapal tiba langsung berangkat sejak Minggu (15/3) hingga Jumat (20/3).

Supervisor Pelabuhan Ferry Pagimana, Hendro, mengatakan hingga Rabu (18/3), arus mudik masih relatif aman dan teratasi berkat kebijakan layanan ekstra tersebut.

“Untuk H-3 ini memang terjadi peningkatan jumlah penumpang, tapi masih bisa kita antisipasi. Dengan adanya kapal ekstra, penumpukan penumpang bisa terminimalisir,” ujar Hendro kepada Luwuk Times.

Lonjakan Arus Balik

Namun demikian, ia memprediksi lonjakan yang lebih besar justru akan terjadi saat arus balik pasca Lebaran. Hal ini berkaca dari perbandingan jumlah penumpang yang datang dari Gorontalo ke Pagimana. Yang saat ini lebih tinggi dibandingkan penumpang yang berangkat dari Pagimana.

“Kalau melihat data, penumpang dari Gorontalo lebih banyak. Ini menjadi indikator bahwa saat arus balik nanti kemungkinan akan terjadi lonjakan yang cukup signifikan,” jelasnya.

Berdasarkan data per Rabu (18/3) pukul 09.30 WITA, jumlah penumpang yang tiba dari Pelabuhan Gorontalo tercatat sebanyak 144 orang. Dengan rincian 63 unit sepeda motor, 10 mobil, dan 3 truk, dengan total keseluruhan mencapai 220 jiwa.

Sementara itu, pada keberangkatan dari Pelabuhan Pagimana menuju Gorontalo pukul 12.30 WITA, sebanyak 158 penumpang, dengan 33 unit sepeda motor, 4 mobil, dan 4 truk, dengan total keseluruhan 199 jiwa.

Pantauan lokasi pelabuhan menunjukkan aktivitas penumpang yang mulai meningkat. Sejumlah calon penumpang tampak memadati ruang tunggu, area terminal kendaraan, hingga taman pelabuhan sambil menunggu jadwal keberangkatan kapal.

Sisi lain, petugas dari ASDP bersama KP3 dan Syahbandar juga terlihat siaga melakukan pengawasan guna memastikan kelancaran serta keamanan arus mudik.

Baca Juga:  Niat Menjerat Hama Berujung Petaka, Pria di Bualemo Tewas Tersengat Listrik di Kebun

Dengan tren yang ada, masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal, terutama menjelang arus balik yang diprediksi akan lebih padat. *

Reporter Anto Yasin