Laporan 5 Miliar per Kecamatan ke Bawaslu Banggai Dinilai tanpa Kajian Hukum

oleh -722 Dilihat
oleh
Tim hukum paslon AT-FM, Ilham Baadi

BANGGAI— Laporan 5 miliar per kecamatan ke Bawaslu Kabupaten Banggai ditanggapi santai tim Hukum paslon Bupati dan Wakil Bupati Banggai, Amirudin Tamoreka-Furqanuddin Masulili (AT-FM).

Laporan yang sebelumnya dimasukan tim hukum paslon nomor urut 3 itu dinilai tanpa kajian hukum yang kuat. Sehingga dipastikan tidak memenuhi unsur.

“Laporannya tanpa analisa dan kajian hukum. Termasuk soal dana 5 miliar per kecamatan,” kata Ilham Baadi, Jumat (11/10/2024).

Baca Juga:  Tim Hukum AT-FM Minta Media Tetap Menjunjung Tinggi Etika Jurnalis

Ilham menambahkan, karena laporan dilakukan secara serampangan, mengingat tidak dilatari dengan analisa hukum yang kuat, sehingga kesan yang terlihat adalah terganggunya proses demokrasi yang sedang berjalan.

“Dampak yang terlihat hari ini adalah terganggunya demokrasi yang sedang berjalan,” ucapnya.

Mestinya sambung Ilham, tim hukum paslon yang rata-rata berlatar belakang pendidikan doktor, harusnya lebih tajam dalam menganalisa hukumnya. Sehingga tidak menjadi bahan guyon.

Baca Juga:  PSU Dua Kecamatan di Banggai, Amirudin dan Sulianti Bakal Berebut 30.081 Suara

“Ini sama dengan kajian hukum yang tidak pernah sekolah hukum,” sindir Ilham.

Memang tambah dia, adalah hak semua warga negara untuk membuka laporan. Karena itu dijamin regulasi.

Akan tetapi pertegas Ilham, hukum jangan dijadikan alat. Apalagi targetnya hanya untuk mengacaukan demokrasi.

Sebagai masyarakat yang tahu soal hukum, Ilham mengaku menyayangkan laporan ke Bawaslu itu. Termasuk aduan tentang pelimpahan kewenangan ke kecamatan.

Baca Juga:  Belum Paham Mekanisme Penganggaran, Tim Hukum Paslon AT-FM “Gurui” Pihak Pelapor

Sebelum menutup komentar, satu hal yang dipertegas Ilham.

“Dengan melaporkan hal tersebut ke Bawaslu, maka semakin terang menjelaskan bahwa tim hukum paslon tersebut tidak paham mekanisme penganggaran di daerah,” kata Ilham.

“Terlebih lagi terkesan tim hukum paslon tersebut memang tidak suka bicara tentang kesejahteraan buat masyarakat Banggai,” tambah Ilham. *

Reporter Sofyan Labolo

No More Posts Available.

No more pages to load.