Advertising

Example floating
Example floating

Percuma Kaharuddin Lawan Amirudin di Pilkada Banggai, Aktivis Syahrin Taalek: Simpan Saja Uangmu!

Sofyan
Syahrin Taalek
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

LUWUKTIMES.ID — Meski baru sebatas wacana, namun obsesi Kaharuddin untuk menjadi penantang Bupati Banggai Amirudin di Pilkada 2024 melahirkan respon serius.

Salah satunya berasal dari aktivis Linca Syahrin Taalek.

Menurut Syahrin, Kamis (22/02/2024), niatan Kaharuddin untuk meramaikan bursa calon Bupati Banggai pada Pilkada tahun ini, patut mendapat apresiasi.

“Saya kira perlu kita beri apreasiasi atas niatannya itu,” kata Syahrin.

Lagi pula obsesi politik Kaharuddin itu dijamin dalam regulasi.

Baca Juga:  Dituding Mangkir Sidang PTUN, Bupati Banggai Amirudin Semprot Supriadi Lawani: Berkaca Dulu!

“Semua warga berhak dipilih dan memilih. Dan itu diatur undang undang,” ucapnya.

Akan tetapi sambung pria yang dilabeli Tomundo Linca ini, Kaharuddin harus berpikir panjang dalam menghadapi Amirudin sebagai calon petahana pada pemilihan kepala daerah mendatang.

Ada beberapa indikator yang mestinya menjadi rujukkan Kaharuddin sebelum melangkah lebih jauh untuk “duel” dengan Amirudin di Pilkada Banggai.

Pertama, pada Pilkada yang voting day nya 27 November 2024, Amirudin berstatus sebagai petahana.

Baca Juga:  Bupati Amirudin Apresiasi Kunjungan Mentan Amran ke Toili, Momentum Dongkrak Kesejahteraan Petani Banggai

Yang sudah barang tentu mengendalikan sistem di pemerintahan.

“Saya kira kalua itu sudah menjadi rahasia umum. Petahana lebih unggul di atas kertas,” kata Syahrin.

Kedua, fenomena politik hari ini semakin memperkuat power Amirudin.

Betapa tidak, kesuksesan keluarga besar Tamoreka pada perhelatan pemilu 2024, menjadi indikator kekuatan Amirudin pada Pilkada Banggai.

Ketiga, sosok Kaharuddin belum begitu familiar di Kabupaten Banggai. Ia butuh sosialisasi yang massif kepada warga Banggai. Dan itu tidak butuh waktu instan.

Baca Juga:  Resmikan Kantor Desa Singkoyo Toili, Bupati Banggai: Ini Bukti Kekuatan Bergerak Bersama

Karena belum dikenal itulah, sehingga warga tak ingin membeli kucing dalam karung.

Sebagai closing statemen, Syahrin memberi masukkan kepada kader PKB tersebut.

Calon di Pilkada butuh anggaran besar. Kalau menang yang bersyukur. Tapi kalau kalah tentu itu yang menjadi soal.

Sebaiknya saran Syahrin, “simpan saja uangmu!”. *

-->