Advertising

Example floating
Example floating

Porprov X Sulteng 2026: Cabor Unggulan Banggai Slow Respons, Ada Indikasi Penggembosan Kontingen?

Sofyan
Rapat koordinasi sekaligus evaluasi yang langsung dipimpin Ketua KONI Banggai H. Amirudin pekan lalu. (FOTO: Sofyan Labolo Luwuk Times)
Mie Goreng
Dapur Mom's Arsy
Mie Goreng
Rp 15.000
Ayam Geprek
Dapur Mom's Arsy
Ayam Geprek
Rp 15.000
Nasi Goreng
Dapur Mom's Arsy
Nasi Goreng
Rp 15.000

Order via WhatsApp
A-AA+A++

LUWUK TIMES, BANGGAI — Persiapan Kabupaten Banggai menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Sulawesi Tengah 2026 di Kabupaten Morowali diwarnai kabar mengejutkan.

Di saat batas waktu penyerahan proposal kebutuhan anggaran kian mepet, mayoritas cabang olahraga (cabor), termasuk cabor-cabor unggulan malah belum menyerahkan berkasnya ke KONI Kabupaten Banggai.

IMG-20260910-WA0000

Sekretaris KONI Kabupaten Banggai, Sugiarto Djanun, mengungkapkan bahwa dari total 26 cabor yang ada, baru delapan Pengurus Kabupaten (Pengkab) yang responsif dan mematuhi instruksi penyerahan dokumen. Kedelapan cabor tersebut adalah, Paralayang, Karate, Catur, Panjat Tebing, Tinju, Bola Voli, Balap Motor dan Biliar

Baca Juga:  Morowali Siap Guncang Porprov X Sulteng, Garansi Fiskal Pemprov Bakar Semangat Atlet

Ironisnya, deretan cabor yang belum menyerahkan proposal justru didominasi oleh cabor-cabor yang selama ini menjadi lumbung medali dan andalan Kontingen Banggai.

Beberapa cabor yang terkesan slow response ini di antaranya renang, atletik, taekwondo, tenis meja, petanque, kickboxing, hingga futsal.

Baca Juga:  Bakal Kirim 354 Atlet ke Morowali, KONI Banggai Siapkan Pesta Bonus Rp2,9 Miliar untuk Peraih Medali

Sikap lamban ini memicu spekulasi dan kekhawatiran internal. Muncul indikasi bahwa kelambatan ini merupakan bentuk gerakan yang berpotensi menggembosi kekuatan kontingen Banggai jelang ajang olahraga terbesar di Sulteng tersebut.

“Batas waktu yang kami berikan sampai dengan 14 September 2026. Jika lewat, maka silakan cabor memasukannya langsung ke Ketua KONI Banggai,” tegas Sugiarto saat ditemui di Sekretariat KONI Banggai, Kamis (10/09/2026).

Dengan tenggat waktu yang menyisakan empat hari lagi, cabor-cabor yang belum melengkapi administrasi dipastikan akan mendapatkan perhatian khusus (atensi).

Baca Juga:  Kodim 1308/LB Gandeng KONI Banggai Gelar Olahraga Multi-Cabor Terbuka untuk Umum

Kecepatan dan kepatuhan Pengkab cabor kini berada di bawah pantauan langsung Ketua Umum KONI Banggai, Amirudin.

Apakah Pengkab yang abai bakal menerima punishment berat, atau justru ada evaluasi mendasar bagi kepengurusan yang dinilai memperlambat langkah kontingen? Jawabannya akan ditentukan setelah tenggat 14 September mendatang. *

-->