Muscab VII IBI Banggai Resmi Dibuka, Dirangkaikan dengan Peringatan HUT ke 74 Tahun

oleh -13 Dilihat
oleh
Ketua Pengurus Cabang IBI Kabupaten Banggai, Hj. Wirna Hadju S.ST M.Kes memotong tumpeng HUT IBI ke 74. (Foto Sofyan Labolo Luwuk Times)

LUWUK TIMES – Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Banggai, Mujiono, mewakili Bupati Banggai secara resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) VII Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Banggai. Kegiatan ini berlangsung pada Penginapan Lambuku, Kecamatan Luwuk, Sabtu (10/01/2026).

Dalam sambutannya, Mujiono menegaskan bahwa 74 tahun perjalanan IBI merupakan bukti dedikasi dan pengabdian bidan sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan ibu dan anak.

Menurutnya, peran bidan sangat strategis dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan.

“Saya percaya, dengan kerja sama yang kuat, kita mampu menciptakan pelayanan kesehatan yang maksimal demi Banggai yang sehat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Banggai dalam meningkatkan layanan kesehatan. Salah satunya melalui pembangunan RSUD Banggai tujuh lantai.

Foto bersama dengan para Sesepuh Bidan. (Foto Sofyan Labolo Luwuk Times)

Pembangunan tersebut, kata Mujiono, sejalan dengan visi dan misi Bupati Banggai yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Mujiono mencontohkan keberhasilan pengelolaan BLUD RSUD Dr. Soetomo Surabaya dengan pendapatan mencapai Rp1,6 triliun per tahun, yang diperoleh berkat pelayanan kesehatan yang optimal.

“Selamat dan sukses atas terselenggaranya Muscab VII IBI Kabupaten Banggai serta selamat Hari Ulang Tahun IBI ke-74,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang IBI Kabupaten Banggai, Hj. Wirna Hadju S.ST M.Kes, menegaskan Muscab bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum penting untuk memperkuat komitmen, memperkokoh solidaritas.

Termasuk meneguhkan langkah bersama dalam menjawab tantangan profesi kebidanan yang semakin kompleks.

Muscab VII IBI Kabupaten Banggai mengusung tema “Satukan Langkah dalam Transformasi untuk Penguatan Pelayanan Kebidanan Berkesinambungan Berbasis Bukti.”

Tema tersebut mencerminkan komitmen IBI Banggai dalam meningkatkan mutu pelayanan kebidanan melalui kolaborasi, inovasi, serta penerapan praktik kebidanan yang berbasis bukti ilmiah dan standar profesi.

Asisten II Setdakab Banggai Mujiono memberikan cendera mata kepada sesepuh bidan. (Foto Sofyan Labolo Luwuk Times)

Hj. Wirna juga menegaskan komitmen IBI Banggai untuk mendukung visi dan misi Pemerintah Kabupaten Banggai di bawah kepemimpinan Bupati H. Amirudin, yakni Gerbang Timur Bergerak Bersama Berkelanjutan Menuju Gerbang Timur Sulawesi Tengah.

Ketua Panitia Muscab, Bidan Nani, dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah bidan di Kabupaten Banggai mencapai 948 orang yang tersebar di 19 ranting.

Muscab yang digelar lima tahun sekali ini menjadi forum tertinggi organisasi sekaligus wahana konsolidasi untuk menjaga eksistensi dan keberlanjutan IBI.

Peserta Muscab terdiri dari 2 orang perwakilan Pengurus Daerah, 19 orang Pengurus Cabang, serta 57 orang perwakilan ranting.

Adapun sumber pendanaan kegiatan berasal dari kas Pengurus Cabang dan kontribusi ranting.

Ketua Pengurus Daerah IBI Sulawesi Tengah, Euis Bianca, memberikan apresiasi kepada IBI Kabupaten Banggai atas terselenggaranya Muscab VII.

Ia menyebut Banggai menjadi daerah keempat yang menggelar Muscab setelah Palu, Tojo Una-Una, dan Morowali.

Menurutnya, penguatan organisasi dari tingkat pusat, daerah hingga cabang sangat penting dalam menyongsong generasi emas.

IBI diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam penurunan angka stunting serta kematian ibu dan bayi.

“Muscab ini bukan hanya memilih ketua dan pengurus, tetapi juga menjadi sarana evaluasi program kerja demi organisasi yang amanah dan profesional,” katanya.

Kegiatan Muscab VII IBI Kabupaten Banggai dirangkaikan dengan pemberian cendera mata kepada para sesepuh bidan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka.

Acara tersebut turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Banggai, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala P2KBP3A, Direktur RSUD Luwuk, Direktur RSCM, Kepala Puskesmas Kampung Baru, Simpong, dan Biak, para ketua organisasi profesi kesehatan, serta para sesepuh bidan. *

Reporter Sofyan Labolo