LUWUK TIMES – Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Agung An-Nuur Luwuk menetapkan Ustad H. Asri Abasa sebagai khatib utama pada pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di Masjid Agung An-Nuur Luwuk.
Sementara itu, yang akan bertindak sebagai imam pada shalat menyambut 1 Syawal tersebut adalah H. Lutfi Yusuf.
Pelaksanaan Shalat Idul Fitri tahun ini menjadi momen istimewa. Pasalnya, untuk pertama kalinya penyelenggaraan shalat Ied sepenuhnya ditangani langsung oleh DKM Masjid Agung An-Nuur Luwuk.
Pada tahun-tahun sebelumnya, kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Banggai.
Penunjukan Asri Abasa sebagai khatib utama diputuskan melalui rapat internal DKM Masjid Agung An-Nuur Luwuk yang digelar lima hari sebelum bulan suci Ramadhan.
Saat ini, Asri Abasa menjabat sebagai Ketua DKM Masjid Agung An-Nuur Luwuk. Ia juga menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banggai serta Sekretaris Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Banggai.
Sebelum memasuki masa purna tugas di Kementerian Agama Kabupaten Banggai, Asri memiliki rekam jejak panjang dalam pelayanan keagamaan. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Luwuk serta Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Banggai selama kurang lebih sepuluh tahun.
“Iya, ini perdana DKM menangani langsung pelaksanaan shalat Ied, karena sebelumnya adalah PHBI Banggai,” ujar Asri, Minggu (15/3/2026) malam.
Selain menetapkan khatib dan imam, DKM juga menunjuk sejumlah tokoh sebagai pemandu takbir, yakni H. Ibrahim Almahdali, Maskat Maulana, dan H. Sapruddin Rahim.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, DKM Agung An-Nuur Luwuk juga menyiapkan sekitar 20 personel petugas kotak amal.
Menariknya, para petugas tersebut direkrut dari anak-anak panti asuhan sebagai bentuk kepedulian dan pemberdayaan sosial dalam momentum hari kemenangan umat Islam.
“Mereka kami rekrut dari beberapa panti asuhan,” tambah Asri.
Reporter: Sofyan Labolo



