Prediksi Kasat Lantas Polres Banggai, Kedepan Sejumlah Ruas Jalan Kota Luwuk Macet Total

oleh -1513 Dilihat
oleh
Kasat Lantas Polres Banggai, AKP I Made Bagus Aditya. (Foto: Sofyan Labolo Luwuk Times)

LUWUKTIMES.ID — Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Banggai memprediksi, ruas jalan di dalam Kota Luwuk akan penuh dengan kemacetan. Ada beberapa indikator yang memperkuat analisa tersebut.

Menurut Kasat Lantas Polres Banggai, AKP I Made Bagus Aditya, pada Jumat Curhat bersama kalangan wartawan di Luwuk Kabupaten Banggai, Jumat (26/01/2024), permintaan konsumen terhadap kendaraan cukup tinggi. Terutama kendaraan roda dua.

“Data yang ada pada kami, 500 sampai dengan 600 unit kendaraan roda dua setiap bulan keluar dari diler. Cukup besar permintaan konsumen untuk roda dua,” kata Kasat Lantas Polres Banggai.

Baca Juga:  Kesehatan Ketua dan Sekertaris KPU Banggai Diperiksa Subsatgas Dokkes OMB Tinombala

Jumlah itu belum termasuk permintaan konsumen untuk kendaraan roda empat serta kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang berasal dari luar Kabupaten Banggai.

Hal ini tentu saja sambung Kasat Lantas Polres Banggai, berpengaruhi terhadap mobilisasi kendaraan di dalam Kota Luwuk.

Baca Juga:  Kasat Reskrim Polres Banggai Nur Arifin Turun Langsung ke Pasar Simpong, Pastikan Harga Beras Tetap Bersahabat

Mestinya kata AKP I Made Bagus Aditya, jumlah kendaraan yang beroperasi diimbangi dengan perluasan jalan.

Apabila kedepan tidak ada perimbangan antara penggunaan kendaraan dengan pengembangan jalan, khususnya dalam Kota Luwuk, maka sudah barang tentu akan terjadi kemacetan dimana mana.

“Harus ada perimbangan dengan perluasan jalan dalam Kota Luwuk,” kata AKP I Made Bagus Aditya.

Gudang Dalam Kota

Hadir juga pada Jumat Curhat bersama kalangan wartawan adalah, Kabag Ops Kompol Esti Prasetyo Hadi, Kasat Intelkam AKP Usman, Kasat Narkoba I Gede Wira Hendana dan Kasi Humas IPTU Al Amin.

Baca Juga:  Kasat Narkoba Narasumber pada Seminar Pencegahan dan Penangulangan Kekerasan di Lingkungan Sekolah

Tak hanya tingginya permintaan konsumen terhadap kendaraan yang berpotensi terjadi kemacetan jalan dalam Kota Luwuk.

Dalam diskusi santai itu juga mengemuka tentang keberadaan gudang dalam kota Luwuk. Ini juga turut memberi kontribusi kemacetan dalam kota Luwuk.