Banggai, Luwuk Times— Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) pada lingkup Pemda Banggai terdampak rasionalisasi anggaran.
Tidak terkecuali Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Banggai.
Meski cukup signifikan pemangkasan anggaran oleh pemerintah setempat, namun tidak menganggu jumlah paket atau pekerjaan pada dinas teknis tersebut.
Ada dua bidang pada Dinas PUPR Kabupaten Banggai yang mengalami pengurangan anggaran.
Besarannya cukup fantastis, yakni Rp 25 miliar. Kedua bidang itu adalah Bina Marga Rp 22 miliar dan Bidang Pengairan terasionalisasi Rp 3 miliar.
“Iya sekira Rp 25 miliar. Namun rasionalisasi tersebut tak sampai menghilangkan paket kegiatan yang sudah kami programkan sebelumnya,” kata Plt Kepala Dinas PUPR Banggai, Dewa Supatriagama kepada wartawan, Rabu (28/05/2025).
Kepala Bidang Pengairan Dinas PUPR Kabupaten Banggai, Takdir Said, dan PPTK Bidang Pengairan Astrid Dwijayanthi turut mempertegas rasionalisasi anggaran pada bidang itu.
Dan kondisi itu turut berdampak terhadap anggaran beberapa paket konstruksi pada bidang pengairan.
Meski begitu rasionalisasi anggaran tersebut tidak sampai menghilangkan kegiatan. Namun lebih pada pengurangan anggaran pada beberapa kegiatan tersebut.
Semisal kegiatan pembangunan kanal banjir Sungai Minangandala Kecamatan. Semula Rp 1.757.601.450, namun setelah rasionalisasi menjadi Rp 1.252.690.488.
Keduanya menjelaskan, kanal itu lebih tepat disebut talud sungai.
Kanal ini dibangun untuk mengamankan tebing sungai agar aliran air tidak meluap.
Termasuk mencegah banjir melanda pemukiman warga pada sekitar sungai Minang Andala, Desa Minangandala, Kecamatan Masama. *

