Sinergi PT PAU, UGM, dan Unismuh Luwuk Hadirkan 30 Mahasiswa KKN di Batui, Dorong Inovasi Pemberdayaan Masyarakat

oleh -132 Dilihat
oleh
Sinergi PT PAU, UGM, dan Unismuh Luwuk menghadirkan 30 mahasiswa KKN di Kecamatan Batui

LUWUK TIMES, Banggai – Komitmen mendorong pembangunan masyarakat berbasis kolaborasi kembali ditunjukkan PT Panca Amara Utama (PAU).

Bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Luwuk, perusahaan tersebut menghadirkan 30 mahasiswa untuk menjalankan program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) di Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai.

Program bertajuk “Sinergi Bersama Duta Sangalu” itu resmi dimulai melalui kegiatan penyambutan yang digelar Pemerintah Kecamatan Batui di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kelurahan Balantang, Senin (22/6/2026).

Acara pembukaan dihadiri oleh External Manager and Security PT PAU Hermawan Adi, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Batui Umar Syamsudin Abdul, perwakilan UGM Dr. Kurniawan Prasetyo, Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Luwuk Dr. Kisman Kiranda, serta para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Batui.

Dalam sambutannya, Hermawan Adi menyampaikan bahwa program KKN yang difasilitasi PT PAU kini memasuki tahun kedua pelaksanaan.

Pada tahun ini, PT PAU memperkuat kolaborasi dengan UGM dan Unismuh Luwuk guna menghadirkan mahasiswa yang akan mengabdikan diri di wilayah lingkar perusahaan.

“Tahun ini kami berkolaborasi dengan UGM dan pihak Unismuh Luwuk untuk mengadakan program KKN-PPM di wilayah lingkar perusahaan. Semoga melalui KKN-PPM ini, mahasiswa dapat menjadikan aktivitas ini sebagai wadah pengabdian untuk menerapkan ilmu secara langsung sekaligus membantu percepatan pembangunan daerah,” ujar Hermawan.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan mampu melahirkan berbagai program pemberdayaan yang berdampak nyata, sekaligus mengoptimalkan potensi desa yang ada di Kecamatan Batui.

Sementara itu, Plt Camat Batui Umar Syamsudin Abdul memberikan apresiasi kepada PT PAU atas inisiatif menghadirkan mahasiswa dari perguruan tinggi ternama untuk melaksanakan pengabdian di wilayahnya.

Ia menilai langkah tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan sumber daya manusia dan pembangunan masyarakat di daerah.

“Mendatangkan mahasiswa dari luar untuk mengabdikan diri di Kecamatan Batui bukanlah hal yang mudah. Namun PT PAU telah mengupayakan untuk mendatangkan mahasiswa dari universitas ternama untuk ber-KKN di Batui. Terima kasih PT PAU,” ungkap Umar.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, sebanyak 30 mahasiswa UGM akan menjalankan program KKN-PPM selama 50 hari.

Mereka akan ditempatkan di empat wilayah, yakni Desa Uso, Desa Honbola, Kelurahan Lamo, dan Kelurahan Balantang.

Melalui kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan sektor industri ini, diharapkan lahir berbagai inovasi dan program pemberdayaan yang mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Kehadiran para mahasiswa juga diharapkan menjadi katalisator perubahan positif dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kualitas hidup warga Kecamatan Batui. *