Tak Semua Direlokasi ke Kawasan Halimun, Bazar Ramadhan Tetap Hadir di Jantung Kota Luwuk

oleh -6 Dilihat
oleh
Bazar Ramadhan
Pedagang busana muslim di Kota Luwuk

LUWUK TIMES – Riuh aroma Ramadhan dipastikan tetap menyapa jantung Kota Luwuk. Meski rencana relokasi Bazar Ramadhan ke kawasan Bukit Halimun, sempat mengemuka. Faktanya tidak semua peserta harus angkat lapak ke wilayah Kecamatan Luwuk Selatan.

Pemerintah Daerah Banggai tetap memberi ruang bagi para pelaku usaha musiman Ramadhan untuk berjualan dalam Kota Luwuk.

Salah satu titik yang akan menjadi pusat aktivitas ekonomi umat adalah pelataran Masjid Agung An-Nuur Luwuk.

Kepastian itu tergambar dari surat resmi Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Agung An-Nuur Luwuk yang ditandatangani Ketua H. Asri Abasa bersama Sekretaris H. Jazuli Djamaluddin.

Surat tersebut memuat sejumlah ketentuan bagi peserta Bazar Ramadhan 1447 H yang akan menggelar dagangan bertempat halaman masjid kebanggaan masyarakat Luwuk itu.

Untuk bazar kue, peserta wajib beragama Islam, menyerahkan fotokopi KTP, serta membayar kontribusi sebesar Rp460 ribu.

Kontribusi tersebut mencakup sewa tenda Rp250 ribu, sedekah Rp150 ribu yakni Rp5 ribu per hari selama 30 hari. Termasuk biaya kebersihan Rp60 ribu atau Rp2 ribu per hari selama Ramadhan.

DKM juga membatasi jumlah meja. Setiap peserta maksimal hanya menyewa dua meja dengan panjang meja tak lebih dari dua meter. Aturan ini ada demi menjaga kerapian dan kenyamanan kawasan masjid.

Sementara itu, pendaftaran bazar kue mulai 5 hingga 15 Februari 2026. Dengan masa berjualan berlangsung hingga akhir Ramadhan.

Bazar Pakaian

Adapun untuk bazar pakaian, persyaratan relatif serupa. Peserta harus beragama Islam, menyerahkan fotokopi KTP, serta membayar kontribusi sebesar Rp1.300.000. Biaya tersebut sudah mencakup sewa tenda, sedekah, kebersihan, dan kebutuhan listrik.

Pendaftaran bazar pakaian mulai 5 sampai dengan 15 Februari 2026. Namun masa berjualan panjang hingga malam Idul Fitri. Itu memberi kesempatan lebih luas bagi pedagang memanfaatkan lonjakan pembeli jelang hari raya.

Baca Juga:  Khatib dan Imam Shalat Idul Adha 1447 H di Masjid Agung An-Nuur Luwuk Ditetapkan, Hewan Kurban Mulai Dilaporkan

Dengan tetap adanya bazar pada kawasan Masjid Agung An-Nuur, denyut ekonomi Ramadhan pusat Kota Luwuk pastikan tetap hidup. Itu menjadi ruang pertemuan antara ibadah, tradisi, dan geliat usaha masyarakat. *

Reporter Sofyan Labolo