LUWUK TIMES – PT Penta Dharma Karsa dan PT Prima Dharma Karsa bekerja sama dengan Karang Taruna Kabupaten Banggai melaksanakan penanaman 1.500 bibit mangrove bertempat pesisir Desa Siuna, Kecamatan Pagimana, Kamis (5/2/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pelestarian lingkungan pesisir. Dengan tujuan mencegah abrasi serta menjaga keseimbangan ekosistem laut wilayah Kabupaten Banggai.
Kepada para jurnalis, Ketua Karang Taruna Kabupaten Banggai, Wahyu Dharmawanto Maku, menyampaikan, kegiatan ini menjadi wujud komitmen pemuda dalam menjaga lingkungan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor usaha.
“Penanaman mangrove ini bukan hanya kegiatan seremonial. Tetapi langkah nyata membangun kepedulian bersama terhadap kelestarian pesisir,” ujarnya.
Kegiatan penanaman mangrove melibatkan berbagai unsur. Antaranya Danramil Pagimana bersama anggota, Danlanal Luwuk beserta personel, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banggai, Bidang Pemberdayaan Dinas Sosial, pemerintah Desa Siuna, pemerintah Kecamatan Pagimana dan anggota Pramuka Saka Bahari.
Termasuk para perwakilan PT Penta Dharma Karsa dan PT Prima Dharma Karsa.

Kepala Bidang Pemberdayaan Dinas Sosial Kabupaten Banggai, Aiya Karim, mengapresiasi peran aktif Karang Taruna.
Bagianya, Karang Taruna mampu menggerakkan kolaborasi lintas sektor dalam kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Sementara itu, perwakilan PT Penta Dharma Karsa dan PT Prima Dharma Karsa menyatakan komitmen perusahaan untuk terus mendukung program sosial dan lingkungan di wilayah Kabupaten Banggai.
“Kami siap berkolaborasi dalam setiap kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan,” katanya.
Danramil Pagimana turut menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan tersebut.
Menurutnya, keberadaan mangrove sangat penting sebagai pelindung alami pesisir dari ancaman abrasi.
Harapannya, melalui kegiatan ini penanaman mangrove Desa Siuna dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir.
Termasuk memperkuat sinergi antara pemuda, pemerintah, aparat, dan perusahaan di Kabupaten Banggai. *


