LUWUK TIMES – Pemerintah Kabupaten Banggai mengawali tahun 2026 dengan langkah nyata pada sektor kesehatan.
Bupati Banggai H. Amirudin meresmikan sejumlah fasilitas layanan kesehatan pada dua rumah sakit, Senin (05/01/2026). Ini sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pelayanan yang adil, merata, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.
Peresmian pertama adalah RSUD Luwuk. Itu ditandai dengan pengoperasian Gedung Kelas Rawat Inap Standar Ruang Anggrek.
Fasilitas ini menjadi bagian dari implementasi kebijakan nasional dalam peningkatan standar kelas rawat inap. Sekaligus untuk menghapus kesenjangan pelayanan kesehatan antar lapisan masyarakat.
Melalui akun Facebook pribadinya, Amirudin Tamoreka, Bupati Banggai dua periode, menyampaikan harapannya terhadap fasilitas baru tersebut.
“Alhamdulillah, pada awal tahun ini Pemerintah Kabupaten Banggai telah meresmikan gedung kelas rawat inap standar Ruang Anggrek. Hal ini sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan yang berkeadilan dan merata,” tulis Amirudin.
Ia menegaskan, setiap pasien berhak memperoleh pelayanan yang layak, aman, dan berkualitas, tanpa diskriminasi. Komitmen tersebut, kata Amirudin, sejalan dengan visi besar daerah dalam mewujudkan Banggai sebagai gerbang sehat.
Tak berhenti pada peningkatan fasilitas, Pemerintah Kabupaten Banggai juga menyiapkan langkah lanjutan berupa pembangunan apartemen bagi dokter dan tenaga medis yang bertugas di rumah sakit.
Harapan Amirudin, agar dapat menunjang kenyamanan tenaga kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
RS Abdul Chalik Masulili

Setelah itu, Bupati Amirudin melanjutkan agenda ke Kecamatan Pagimana untuk meresmikan Rumah Sakit Dr. Abdul Chalik Masulili Pagimana Tipe D.
Kehadiran rumah sakit ini menjadi bagian dari gebrakan bersama Wakil Bupati Furqanuddin Masulili dalam memperluas akses layanan kesehatan yang mudah dijangkau, cepat, dan berkualitas.
Pada kesempatan tersebut, Amirudin juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia kesehatan. Salah satunya melalui program beasiswa pendidikan bagi tenaga kesehatan.
Berbagai terobosan ini menegaskan keseriusan Pemerintah Kabupaten Banggai dalam membangun sektor kesehatan, tidak hanya dari sisi sarana dan prasarana, tetapi juga melalui penguatan kualitas tenaga medis.
“Semoga langkah ini dapat memperkuat pelayanan kesehatan dan membawa manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Banggai,” tutup Amirudin. *












