Wabup Banggai Pimpin Upacara Hari Otda ke-30 di Luwuk

oleh -110 Dilihat
oleh
Wabup Banggai Furqanuddin Masulili

LUWUK TIMES – Suasana khidmat menyelimuti Halaman Kantor Bupati Banggai, Senin (27/4/2025), saat Pemerintah Kabupaten Banggai menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30.

Upacara ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Banggai, Drs. H. Furqanuddin Masulili, M.M., yang bertindak sebagai inspektur upacara.

Dalam amanatnya, Furqanuddin membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia yang menegaskan pentingnya kesatuan visi, kebijakan strategis, serta implementasi yang selaras dan berkelanjutan di semua tingkatan pemerintahan.

Hal ini dinilai menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan menuju Indonesia Emas.

Ia menyoroti delapan program prioritas nasional yang menjadi fokus bersama, mulai dari kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, hingga penguatan ekonomi kerakyatan dan penurunan kemiskinan.

Menurutnya, harmonisasi langkah antara pemerintah pusat dan daerah sangat diperlukan agar program-program tersebut berjalan optimal dan tepat sasaran.

Tak hanya itu, Furqanuddin juga memaparkan sejumlah program strategis pemerintah, seperti pengelolaan sampah menjadi energi listrik (PSEL), rehabilitasi pascabencana, serta pembentukan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih.

Program-program ini diharapkan mampu mendorong kemandirian daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di bidang birokrasi, ia menekankan pentingnya reformasi berbasis hasil (outcome) yang didukung digitalisasi terintegrasi.

Kehadiran Mal Pelayanan Publik (MPP) menjadi salah satu wujud nyata transformasi pelayanan yang lebih cepat, efektif, dan responsif.

“Kabupaten Banggai patut bersyukur telah memiliki MPP sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menegaskan bahwa keberhasilan otonomi daerah sangat bergantung pada kapasitas masing-masing tingkatan pemerintahan.

Oleh karena itu, penguatan kapasitas daerah menjadi prioritas melalui tiga aspek utama: peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur, penguatan keuangan daerah, serta pembenahan kelembagaan dan tata kelola pemerintahan.

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah harus terus diperkuat. Dengan kapasitas yang memadai, daerah akan mampu menghadirkan pemerintahan yang adaptif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 ini diharapkan menjadi momentum penting bagi Kabupaten Banggai untuk terus berbenah dan berinovasi.

Termasuk berkontribusi lebih besar dalam pembangunan nasional melalui pelaksanaan otonomi daerah yang efektif dan berkelanjutan. *

DKISP Banggai

No More Posts Available.

No more pages to load.