LUWUK TIMES – Suasana siang di Bank Sulteng Cabang Luwuk mendadak ricuh, Jumat (02/01/2026).
Puluhan nasabah yang sedang mengantre layanan perbankan panik dan berlarian ke luar gedung setelah alarm pencuri tiba-tiba meraung kencang.
Kepanikan tak terelakkan. Nasabah saling berebut menuju pintu keluar, khawatir terjadi aksi kriminal di bank yang terletak di Kelurahan Luwuk, Kecamatan Luwuk itu.
“Ayo lari!” teriak salah seorang nasabah, memicu kepanikan lainnya.
Namun, di tengah alarm yang terus berbunyi nyaring, situasi justru terlihat kontras.
Sejumlah petugas keamanan (satpam) tampak tetap tenang. Mereka bahkan bergegas mengambil tangga di bagian belakang gedung bank.
Tak lama kemudian, misteri bunyi alarm terjawab.
“Alarm pencurinya macet, jadi bunyi sendiri,” jelas seorang satpam kepada para nasabah.
Mendengar penjelasan tersebut, kepanikan perlahan mereda. Satu per satu nasabah kembali masuk ke dalam gedung dan melanjutkan antrean di kursi tunggu.
Dalam beberapa pekan terakhir, Bank Sulteng Cabang Luwuk memang tak pernah sepi dari antrean.
Hampir setiap hari ruang pelayanan dipenuhi warga.
Padatnya antrean diduga akibat lambatnya pelayanan. Dari sembilan loket teller yang tersedia, hanya dua petugas yang aktif melayani nasabah.
Kondisi ini membuat waktu tunggu semakin panjang dan suasana bank kerap penuh sesak. *



