LUWUK TIMES – Bupati Banggai Amirudin lewat akun facebooknya mengajak para pelajar dan mahasiswa Kabupaten Banggai untuk menjadikan perpustakaan sebagai ruang tumbuh ide, kreativitas, dan kolaborasi.
Melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banggai, pemerintah daerah menghadirkan perpustakaan yang tidak lagi sekadar tempat membaca buku. Akan tetapi berkembang menjadi ruang inklusif bagi seluruh komunitas.
Berbagai fasilitas penunjang disiapkan, mulai dari ruang serbaguna hingga area diskusi yang terbuka bagi siapa saja.
“Perpustakaan harus menjadi pusat aktivitas intelektual dan kreativitas generasi muda,” pesan Bupati Amirudin.
Ia juga mendorong siswa dan mahasiswa memanfaatkan ruang tersebut untuk belajar, berdiskusi, hingga mengerjakan tugas bersama.
Menariknya, perpustakaan daerah juga menyediakan layanan cetak (print) gratis bagi pelajar dan mahasiswa. Hal itu sebagai bentuk dukungan nyata terhadap dunia pendidikan di Banggai.
Gedung baru Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banggai sendiri telah diresmikan oleh Bupati Amirudin pada Senin, 8 Desember 2025.
Pembangunan gedung representatif tersebut menelan anggaran sekitar Rp11 miliar.
Dengan fasilitas yang semakin lengkap, pemerintah daerah berharap perpustakaan dapat menjadi ruang belajar bersama, pusat literasi, serta tempat lahirnya gagasan-gagasan baru bagi kemajuan Kabupaten Banggai.*
Galeri foto Perpustakaan Daerah Kabupaten Banggai





















