Dari Tagline Menjadi Monumen: Merawat Semangat Potoutusan di Rumah Baru KPU Banggai

oleh -116 Dilihat
oleh
Prosesi peresmian gedung bernama Sarana Potoutusan oleh Sekretaris Jenderal KPU RI, Bernad Dermawan Sutrisno, Jumat (10/6/2026) siang.

LUWUK TIMES, Banggai – Ada yang berbeda di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banggai pada Jumat (10/6/2026) siang. Sebuah pita merah terentang di depan pintu masuk bangunan baru yang tampak megah dan modern.

Ketika gunting di tangan Sekretaris Jenderal KPU RI, Bernad Dermawan Sutrisno, perlahan memotong pita tersebut, sebuah babak baru bagi demokrasi di ujung Sulawesi Tengah resmi dimulai.

Gedung itu dinamai Sarana Potoutusan. Bagi masyarakat Banggai, kata Potoutusan bukan sekadar deretan huruf tanpa makna. Ia membawa pesan mendalam tentang persaudaraan dan ikatan kekeluargaan.

Menariknya, nama ini awalnya merupakan tagline yang digaungkan untuk menyejukkan suasana selama perhelatan Pilkada Banggai 2024 lalu. Kini, setelah hiruk-pikuk pesta demokrasi itu usai dan melahirkan pemimpin baru, semangat persaudaraan tersebut tidak dibiarkan menguap begitu saja. Ia sengaja diabadikan.

“Tagline Pilkada Banggai 2024 adalah Pilkada sarana Potoutusan. Setelah Pilkada usai, kita bangun gedung dengan nama Sarana Potoutusan. Maka, Potoutusan itu adalah warisan yang dirawat dalam momentum dan kini dijadikan monumen,” ungkap Ketua KPU Kabupaten Banggai, Santo Gotia, dengan nada bangga saat memberikan sambutan.

Suasana peresmian siang itu berlangsung khidmat namun penuh kehangatan. Kehadiran petinggi KPU RI, seperti Deputi Bidang Administrasi Suryadi dan Plt. Inspektur Utama Kusmanto Riwu Djo Naga, hingga para Sekretaris KPU dari provinsi tetangga, menegaskan betapa pentingnya fasilitas baru ini bagi penguatan lembaga penyelenggara pemilu.

Usai menandatangani prasasti, Sekjen KPU RI Bernad Dermawan Sutrisno melangkah masuk untuk meninjau sudut-sudut ruangan. Baginya, bangunan ini bukan sekadar tumpukan semen dan bata, melainkan sebuah investasi besar untuk masa depan tata kelola pemilu yang lebih profesional, modern, dan berintegritas.

Gedung Sarana Potoutusan

“Pembangunan sarana dan prasarana yang memadai merupakan salah satu investasi penting dalam membangun soliditas dan memperkuat kelembagaan penyelenggara pemilu,” ujar Bernad di hadapan seluruh jajaran KPU yang hadir.

Bernad berharap, dengan lingkungan kerja yang lebih representatif dan nyaman, KPU Kabupaten Banggai bisa semakin optimal dan transparan dalam memberikan pelayanan, baik kepada masyarakat pemilih maupun kepada para peserta pemilu kelak. Rumah baru ini harus menjadi hulu dari lahirnya inovasi-inovasi pelayanan yang akuntabel.

Langkah kaki para pegawai yang mulai menempati Gedung Sarana Potoutusan setelah acara konsolidasi internal sore itu menandai mulainya tugas baru mereka. Di bawah atap monumen persaudaraan ini, KPU Banggai kini siap merajut kembali komitmen bersama: mengawal dan mendewasakan demokrasi Indonesia dari sebuah rumah yang bernama persaudaraan. *

Sofyan Labolo