LUWUK TIMES – Suasana malam ke-24 Ramadhan di Kelurahan Lontio Baru, Kecamatan Nambo, Kabupaten Banggai, terasa berbeda.
Usai salat tarawih, warga berbondong-bondong mendatangi salah satu rumah warga yang menjadi lokasi kegiatan reses Anggota DPR RI Komisi XII, Ir. H. Beniyanto Tamoreka, ST.
Kehadiran wakil rakyat dari Senayan itu langsung disambut antusias masyarakat.
Bukan sekadar ingin bertemu, warga juga memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan harapan mereka secara langsung.
Kegiatan reses yang terkemas dalam suasana sederhana namun penuh keakraban itu berlangsung pada Jumat (13/03/2026) malam.
Selain berdialog dengan warga, Beniyanto Tamoreka juga membagikan paket sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian pada bulan suci Ramadhan.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk berbicara langsung dengan legislator pusat.
Warga dari berbagai kalangan memadati lokasi kegiatan, menjadikan reses tersebut lebih dari sekadar agenda rutin anggota DPR RI.
Potensi Migas
Dalam kesempatan itu, Beniyanto Tamoreka memaparkan berbagai program yang berkaitan dengan tugas dan fungsi Komisi XII DPR RI. Khususnya yang membidangi sektor energi dan sumber daya mineral.
Ia juga menyoroti besarnya potensi minyak dan gas bumi (migas) yang dimiliki daerah, termasuk wilayah Sulawesi Tengah.
Menurutnya, potensi tersebut harus dikelola dengan baik agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Potensi migas yang kita miliki harus terkelola dengan baik, agar tidak hanya menjadi sumber penerimaan negara, tetapi juga memberi dampak nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat sekitar wilayah penghasil,” tegas Beniyanto.
Sepanjang dialog berlangsung, masyarakat tampak aktif menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi.
Mulai dari kebutuhan pembangunan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat, hingga harapan agar kekayaan sumber daya alam daerah bisa memberikan manfaat langsung bagi warga.
Kegiatan reses tersebut juga hadir Camat Nambo Zubhan Ahmad, Camat Kintom Amrizal Latif, serta Camat Toili Rustam Petasiri.
Turut hadir pula Lurah Lontio Baru, Lurah Lontio, dan Lurah Lempek Baru yang menyaksikan langsung dialog antara warga dan wakil rakyat di tingkat nasional itu.
Suasana Ramadhan yang penuh berkah, pertemuan malam itu menjadi lebih dari sekadar agenda formal.
Bagi warga Nambo, itu adalah kesempatan menitipkan harapan kepada wakil mereka di parlemen agar suara masyarakat daerah dapat diperjuangkan hingga ke tingkat pusat. *
Editor Sofyan Labolo

