LUWUK TIMES — Tak hanya Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Banggai yang mendapat dana penyertaan modal dari pemerintah setempat.
Sokongan anggaran juga diberikan kepada PT Banggai Energi Utama (BEU). Tahun ini PT BEU mendapat dana penyertaan modal sebesar Rp3,5 miliar.
Sebagai lembaga yang punya peran salah satunya adalah fungsi pengawasan, DPRD Banggai mengundang perusahaan plat merah tersebut.
“Rencana besok kami rapat evaluasi dengan Direksi Banggai Energi Utama,” kata Ketua Komisi III DPRD Banggai, Suprapto, Kamis (20/11/2025).
Politisi PDI Perjuangan ini menjelaskan, dalam rapat itu, pihaknya akan mengevaluasi kinerja PT BEU sekaligus dana penyertaan modal tahun 2025.
“Kami akan lakukan rapat terkait evaluasi kinerja dan dana penyertaan modal tahun 2025,” ucap Suprapto.
Tentu saja sambung mantan Ketua DPRD Banggai ini, untuk memastikan sesuai dengan progress dan output yang akan tercapai.
“Karena ini BUMD yang harus kita tuntut adalah produktif dalam mendukung pendapatan daerah sesuai semangat pembentukan BEU itu sendiri,” tegas Suprapto.
Sebelum menutup komentarnya, Suprapto mengatakan, untuk PT BEU mendapat dana penyertaan modal 2025 dari Pemkab Banggai sebesar Rp3,5 miliar.
Anggaran itu terealisasikan, karena untuk mendukung PI 10% pengelolaan migas Kabupaten Banggai. *












