Advertisement

Banggai

Evaluasi Seknas OGI Kunjungi Poskesdes Tontouan dan Puskesmas Kampung Baru Luwuk

349
×

Evaluasi Seknas OGI Kunjungi Poskesdes Tontouan dan Puskesmas Kampung Baru Luwuk

Sebarkan artikel ini
Tim Monitoring dan Evaluasi Seknas OGI kunjungi Poskesdes Tontouan dan Puskesmas Kampung Baru Luwuk. (Foto: DKISP Banggai)

Luwuk Times, Banggai— Tim Monitoring dan Evaluasi Seknas OGI bersama Pemerintah Daerah Banggai melakukan Kunjungan Komitmen Unggulan OGP Local Kabupaten Banggai, Jumat (17/11/2023) di Poskesdes Tontouan dan Puskesmas Kampung Baru.

Pagi tadi, telah dilaksanakannya Rapat Monitoring Implementasi Rencana Aksi Daerah Open Government Partnership (OGP) Lokal Banggai terkait langkah-langkah konkret yang diambil dalam menjalankan 4 Rencana aksi daerah.

Sebagai lanjutan dari rapat tersebut, Tim Monev Seknas OGI didampingi oleh Bappeda Litbang Banggai, BRIDA Banggai, dan Dinas Kesehatan Banggai melaksanakan Kunjungan Komitmen Unggulan OGP Local.

Fokus kunjungan kali ini adalah Ambulance Dering yang terintegrasi dengan inovatifnya startup lokal Draiv melalui penambahan fitur jasa online bernama DraivCare.

Baca:  Sinyal Penundaan Pilkades Serentak di Banggai Menguat

Proses Monev dimulai dari Poskesdes Tontouan. Tim berinteraksi langsung dengan ibu hamil yang menjadi fokus utama dalam tahap awal untuk memahami sejauh mana DraivCare dapat memberikan manfaat konkret dalam pemantauan kesehatan ibu hamil.

Lokasi kedua yaitu Puskesmas Kampung Baru dengan agenda mencakup kunjungan dan dialog langsung dengan Bidan terkait implementasi DraivCare yang mempengaruhi efisiensi dan efektivitas pelayanan di puskesmas.

Tim Monev juga menyoroti isu krusial terkait privasi data, yang kemudian Pemda menjelaskan bahwa telah meneguhkan kesepakatan bersama yang menjunjung tinggi keamanan dan kerahasiaan data pengguna DraivCare.

Baca:  Kadis Pariwisata Sulteng Diah Agustiningsih Memuji Wisata Kuliner Luwuk Kabupaten Banggai

“Kita sudah sudah dibuatkan komitmen, Pihak Draiv sebatas mendukung dari sisi teknologi tapi terkait privasi data tidak boleh ada yang ketahui kecuali dari dinas kesehatan” ujar Dr. Ir. Yustiyanty Monoarfa, MKes.

Sejak diluncurkan, ambulance Dering ini telah beroperasi selama dua tahun penuh dalam meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Banggai.

Disamping kesuksesan Ambulance Dering, Pemda Banggai melihat potensi pengembangan lebih lanjut dalam program DraivCare yakni penanggulangan stunting, pengenalan fitur chat dan penyiaran informasi kesehatan. *

Kunjungi Luwuk Times di Google News