Idul Adha di Tengah Banjir, Warga Balantak tak Nikmati Lebaran Kurban

oleh -88 Dilihat
oleh
Suasana Hari Raya Idul Adha di Kecamatan Balantak, Kabupaten Banggai, berubah menjadi kepanikan, Rabu (27/5/2026).

LUWUK TIMES – Suasana Hari Raya Idul Adha di Kecamatan Balantak, Kabupaten Banggai, berubah menjadi kepanikan. Itu setelah banjir merendam puluhan rumah warga di Kelurahan Balantak dan Kelurahan Dale-dale, Rabu (27/5/2026).

Saat sebagian masyarakat menikmati momen lebaran kurban bersama keluarga, warga dua kelurahan tersebut justru sibuk menyelamatkan barang-barang dari genangan air yang masuk ke dalam rumah.

Banjir terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Balantak sejak pukul 11.00 Wita hingga sekitar 14.00 Wita.

Debit air yang meningkat membuat drainase tak mampu menampung aliran air hingga akhirnya meluap ke permukiman warga.

Kapolsek Balantak, AKP Teddy Polii, mengungkapkan sekitar 20 rumah warga terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai 40 hingga 60 sentimeter.

“Akibatnya sekitar 20 rumah warga dan jalan di desa tersebut terdampak banjir dengan ketinggian antara 40-60 cm,” ungkap Teddy.

Personel Polsek Balantak pun turun langsung ke lokasi untuk memantau kondisi banjir sekaligus membantu proses evakuasi barang-barang milik warga yang terdampak.

Meski banjir merendam permukiman, akses jalan masih dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Namun pihak kepolisian tetap mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri melintasi titik banjir demi keselamatan.

Kapolsek juga mengaku pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan BPBD guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan maupun hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kita juga ikut mengevakuasi barang-barang warga yang terdampak dan mengimbau kepada pengendara untuk tak memaksakan diri melewati lokasi banjir. Masyarakat tidak panik namun tetap waspada,” tutupnya. *

Baca Juga:  Niat Menjerat Hama Berujung Petaka, Pria di Bualemo Tewas Tersengat Listrik di Kebun