Ini Alasan Tuty Hamid Layak Diberi Predikat Sebagai Putri Banggai

Bakal calon bupati Banggai Laut, Tuty Hamid

BANGGAI, luwuktimes.id – Dari sederet tokoh potensial yang mendaftar di KPU sebagai calon kontestan di pilkada Banggai Laut (Balut), Tuty Hamid satu-satunya keterwakilan gender.

Alasan lain sehingga Wakil Bupati Balut ini diberi predikat Putri Banggai, karena yang bersangkutan memiliki keturunan darah biru atau bangsawan.

Penasehat sekaligus juru kampanye (jurkam) bakal paslon bupati/wakil bupati Balut, Tuty Hamid-Richard Manuas, Harsono Moidady Minggu (13/09/2020) mengatakan, kandidat bupati, Tuty Hamid lahir dan besar di Balut.

Begitu pula dengan kiprahnya, Tuty memiliki andil besar dalam memajukan wilayah hasil pemekaran Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) tersebut. Belum lagi Tuty memiliki keturunan bangsawan.

Baca Juga:  Besok Jam 9 Putusan PTTUN Dibacakan, Winstar dan KPU Optimis Menang

“Jadi sudah sangat tepat predikat Putri Banggai disematkan buat ibu Tuty Hamid,” kata Harsono.

Baca juga: Diguyur Hujan Deras, “Pasukan Bentor” Tetap Semangat Antar Tuty-Richard ke KPUD

Saat orasi politik pemenangan Tuty-Richard lanjut Harsono, dirinya secara tegas menyatakan bahwa pada pilkada Balut 9 Desember 2020 mendatang akan lahir sosok bupati pertama perempuan di Balut sekaligus sosok Putri Banggai.

“Dalam orasi dengan menggunakan Bahasa daerah (Banggai, red), saya tegaskan kepada para simpatisan Tuty-Richard bahwa insyallah akan lahir putri Banggai lewat momentum pilkada,” kata Harsono.

Baca Juga:  Apabila Kasasi di MA, KPU Diberi Waktu Paling Lama 5 Hari

EMPAT BAKAL PASLON

Sekalipun wajib pilih lebih sedikit dibanding Kabupaten Banggai, tapi jumlah kontestan yang akan berkompetisi di Pilkada Balut lebih banyak.

Ada empat bakal paslon yang resmi mendaftar di KPU Balut di tanggal 4-6 September 2020.

Pertama, Tuty-Richard yang diusung Partai NasDem dan Demokrat. Koalisi ini memiliki 8 kursi (NasDem 4 kursi dan Demokrat 4 kursi). Jumlah itu jauh diatas syarat minimal mengusung paslon yakni 4 kursi.

Baca Juga:  Atasi Kesenjangan Pembangunan, Haji Amir Fokus di Kecamatan Bualemo

Kedua, calon petahana bupati Wenny Bukamo dan pasangannya, Ridaya La Ode Ngokowe. Duet ini juga diusung koalisi di parlemen total 8 kursi. Yakni PDI Perjuangan 4 kursi, Golkar, PKB, Perindo dan Partai Gerindra, masing-masing 1 kursi.

Ketiga, Sofyan Kaepa dan Ablit H. Ilyas yang diusung Partai Hanura dan PKS, dengan akumulasi 4 kursi. Sedang keempat berasal dari paslon independent, yakni Rusli Banun dan Asgar B. Badalia. *

Baca juga: Usai Ziarah Makam Raja Banggai, Tuty Hamid Dihadang Ibu Penjual Tomat

(yan)

Pos terkait