LUWUK TIMES — Kepala organisasi perangkat daerah (OPD) tak hanya loyal pada atasan sekaligus memiliki kecerdasan intelektual yang mumpuni. Tapi harus punya jejaring sekaligus lobi-lobi pada tingkatan pemerintah pusat.
Dan itu mampu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai, Syafrudin Hinelo torehkan buat OPD yang ia pimpin.
Lewat tangan manis Didi Hinelo-sapaan Syafrudin Hinelo, Kabupaten Banggai mendapatkan bantuan berupa 586 unit papan interaktif digital (PID) atau smartboard dari pemerintah pusat.
Bahkan jumlah tersebut menjadikan Banggai sebagai daerah penerima PID terbesar kedua se Sulawesi Tengah, setelah Kabupaten Parigi Moutong.
Ratusan perangkat digital pembelajaran itu langsung didistribusikan tim dari pemerintah pusat, dengan pendampingan langsung Disdikbud Banggai ke berbagai satuan pendidikan. Mulai dari PAUD/TK/KB, SD, hingga SMP se Kabupaten Banggai.
Bantuan ini merupakan bagian dari program digitalisasi pembelajaran yang oleh Presiden Prabowo Subianto, melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Harapannya, perangkat PID tersebut mampu memperkuat kualitas proses belajar-mengajar sekaligus mendorong transformasi digital pada sekolah.
Didi Hinelo menyampaikan, kepercayaan pemerintah pusat ini tidak lepas dari komitmen kuat daerah dalam membangun ekosistem pendidikan berbasis teknologi.
Sebelumnya, pada tahun 2024, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai bersama Bupati Amirudin dan Wakil Bupati Furqanuddin Masulili telah menginisiasi program digitalisasi pendidikan melalui pengadaan 100 smartboard untuk sekolah se Banggai.
Dengan tambahan 586 unit PID dari pemerintah pusat, Kabupaten Banggai semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah yang progresif dalam penerapan teknologi pembelajaran di Sulawesi Tengah. *













